Tampilkan postingan dengan label DIKTI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DIKTI. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Februari 2026

Jumlah Dokter Masih Minim, 4 Kampus di Bandung Kolaborasi Buka Prodi Dokter Spesialis dan Sub-spesialis

 


Kebutuhan terhadap jumlah dokter di Indonesia saat ini membuat empat universitas ternama di Jawa Barat resmi meluncurkan program kolaborasi strategis percepatan pembukaan Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis (Sp1) dan Sub Spesialis (Sp2) pada tahun 2026. Kolaborasi ini merupakan model nasional sinergi antara Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di Indonesia tanpa mengorbankan mutu pendidikan dan keselamatan pasien. Model kolaboratif ini dirancang sebagai solusi strategis dengan mengintegrasikan sumber daya lintas lembaga. Skema yang dikembangkan mencakup penyelarasan kurikulum berbasis kompetensi sesuai regulasi nasional, sistem penjaminan mutu terintegrasi, supervisi akademik bersama, dan optimalisasi rumah sakit pendidikan sebagai wahana klinis yang memenuhi standar.

Dilematis saat ini adalah ketika Indonesia masih menghadapi kekurangan dokter spesialis dan sub spesialis yang signifikan. Data nasional menunjukkan jumlah dokter spesialis baru berjumlah sekitar 47–55 ribu orang dari total dokter yang terdaftar, dengan rasio sekitar 0,17–0,21 dokter spesialis per 1.000 penduduk — jauh di bawah rasio ideal yang diproyeksikan sekitar 0,28 per 1.000 penduduk sesuai target standar pelayanan kesehatan nasional.

Hal ini berarti negara masih kekurangan sekitar sekitar 25.000–30.000 dokter spesialis untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan dasar dan lanjutan secara merata di seluruh wilayah.  Sebagai provinsi dengan populasi terbesar di Indonesia, Jawa Barat turut merasakan dampak dari ketimpangan ini. Di banyak kabupaten/kota, rasio dokter spesialis masih jauh di bawah ideal, sementara kebutuhan layanan rujukan medis meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan kompleksitas kasus kesehatan. Percepatan pembukaan program studi ini merupakan bagian dari transformasi tata kelola pendidikan dokter spesialis dan sub spesialis secara sistemik dengan tetap menjaga mutu pendidikan yang baik. Setiap langkah akselerasi tetap menjunjung standar akademik, tata kelola yang baik, serta keselamatan pasien sebagai prioritas utama.

Dalam proses percepatan pembukaan prodi spesialis dan subspesialis secara nasional, Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran membuka 1 program pendidikan spesialis Sp1 dan 5 program pendidikan dokter spesialis Sp2. Selain itu juga, Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran menjalankan peran sebagai Pembina dari pembukaan 27 program studi spesialis Sp1 baru di 13 Fakultas Kedokteran mitra yang tersebar di seluruh Indonesia dan menjajaki kesiapan pembukaan program pendidikan spesialis Sp1 di 37 rumah sakit pendidikan penyelenggara utama yang telah ditunjuk. Kolaborasi di Jawa Barat ini melibatkan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Universitas Islam Bandung (Unisba), dan Universitas Kristen Maranatha. Keempat institusi ini sepakat untuk membangun ekosistem pendidikan kedokteran spesialis berbasis kolaborasi, bukan kompetisi. Kolaborasi saat ini menunjukkan bagaimana Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dapat bergerak serentak sebagai mitra sejajar demi memenuhi kebutuhan dokter spesialis di Indonesia.

Model kolaborasi ini tidak bersifat sentralistik, melainkan memperkuat institusi mitra satu sama lain agar memiliki kapasitas akademik dan tata kelola yang setara. Peluncuran program ini di berbagai tempat diharapkan menjadi referensi bagi wilayah lain dalam mengembangkan pendidikan dokter spesialis dan sub spesialis secara terukur, akuntabel, dan berbasis kebutuhan daerah. Saat ini keempat universitas di Jawa Barat dan berbagai universitas lain di Indonesia telah menegaskan komitmen jangka panjangnya bersama pemerintah daerah untuk menjaga harmonisasi kurikulum, pemetaan kebutuhan spesialis prioritas serta penguatan tata kelola pendidikan dan layanan kesehatan. Dengan semangat kebersamaan dalam satu komitmen kepemimpinan daerah juga mendukung agenda strategis nasional penguatan sumber daya manusia kesehatan. Langkah kolektif ini tidak hanya bertujuan menambah jumlah dokter spesialis dan sub-spesialis, tetapi juga memastikan kehadiran tenaga medis yang kompeten, berintegritas, dan siap melayani masyarakat secara merata di seluruh Indonesia.***

Sumber : https://www.pikiran-rakyat.com/pendidikan/pr-0110016992/jumlah-dokter-masih-minim-4-kampus-di-bandung-kolaborasi-buka-prodi-dokter-spesialis-dan-sub-spesialis?page=2

Kamis, 22 Januari 2026

Penawaran Beasiswa Brunei Darussalam Government Scholarship (BDGS)

 


Sehubungan dengan Surat Duta Besar Republik Indonesia untuk Brunei Darussalam Nomor B-00475/BSBEGAWAN/251222 perihal Penawaran Beasiswa Brunei Darussalam Government Scholarship (BDGS) Tahun Akademik 2026/2027, bersama ini kami sampaikan bahwa Pemerintah Brunei Darussalam menawarkan Beasiswa bagi siswa-siswi Indonesia untuk Program Diploma, Sarjana dan Magister Tahun Akademik 2026/2027, dengan masa perkuliahan dimulai bulan Juli/Agustus 2026. Beasiswa BDGS dilaksanakan pada institusi pendidikan seperti:

  1. Universiti Brunei Darussalam
  2. Universiti Islam Sultan Sharif Ali
  3. Universiti Teknologi Brunei
  4. Kolej Universiti Perguruan Ugama Seri Begawan
  5. Politeknik Brunei

Penerima beasiswa akan memperoleh tiket pesawat kelas ekonomi pulang-pergi, tunjangan pribadi bulanan sebesar BND 500 dan tunjangan lainnya, asrama, asuransi kesehatan, dan pembebasan dari biaya kuliah. Batas akhir pengajuan pendaftaran adalah 15 Februari 2026. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi, pendaftar harus membuat akun terlebih dahulu melalui tautan Beasiswa Brunei Darussalam.

Lampiran
Surat Informasi Penyampaian Beasiswa Brunei Darussalam Government Scholarship (BDGS)Unduh Dokumen
Surat Penawaran Beasiswa Brunei Darussalam Government Scholarship (BDGS) Tahun Akademik 2026/2027Unduh Dokumen

Penulis: Pengelola Web Kemendikdasmen

Editor: Editor BKHM

Sumber : https://kemendikdasmen.go.id/pengumuman/14562-penawaran-beasiswa-brunei-darussalam-government-scholarship-

Kamis, 08 Januari 2026

Daftar Lengkap Jurusan di ITB, Apa Incaranmu di SNPMB 2026?

 


Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 akan segera dimulai. Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), jalur pertama yang dibuka, dimulai pada 3 hingga 18 Februari 2026.
Bagi detikers yang ingin masuk Institut Teknologi Bandung (ITB), sudah tahu akan pilih program studi (prodi) atau jurusan apa? Namun, sebelum memilih prodi ITB, calon mahasiswa mesti tahu dahulu sistem perkuliahan di ITB.

Sistem ITB: Pilih Fakultas/Sekolah Dulu, Lalu Jurusan
Berbeda dengan kampus pada umumnya, mahasiswa baru ITB tidak bisa langsung memilih jurusan. Mengutip laman Admisi ITB, kampus yang didominasi jurusan teknik ini menerapkan sistem Tahap Persiapan Bersama (TPB).

Pada tahap TPB di tahun pertama perkuliahan, mahasiswa baru akan dikelompokkan berdasarkan fakultas. Pada tahun pertama ini, setiap mahasiswa jalur reguler belum berada di jurusan tertentu.

Selama TPB, mahasiswa belajar mata kuliah dasar seperti matematika, kimia, fisika, dan pengantar rekayasa. Setelah selesai TPB selama satu tahun, barulah mahasiswa menentukan jurusannya.

Adapun penentuan jurusan akan mempertimbangkan prestasi akademik mahasiswa selama TPB. Oleh karena itu, calon mahasiswa harus mengetahui dahulu fakultas apa yang menaungi jurusan yang diinginkan.

Skema TPB ini dikecualikan bagi mahasiswa baru jalur Peminatan. Mahasiswa yang diterima melalui jalur SNBP-Peminatan ITB bisa langsung memilih jurusan sejak awal pendaftaran. Namun, tidak semua jurusan ITB bisa dipilih pada jalur ini, hanya jurusan-jurusan tertentu saja.

Daftar Lengkap Fakultas/Sekolah dan Jurusan di ITB
Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) Kampus Ganesa

1. Teknik Geologi
2. Teknik Geodesi dan Geomatika
3. Metereologi
4. Oseanografi

Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) Kampus Cirebon
1. Oseanografi

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Kampus Ganesa
1. Matematika
2. Aktuaria
3. Fisika
4. Astronomi
5. Kimia

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Kampus Ganesa
1. Seni Rupa
2. Kriya
3. Desain Interior
4. Desain Komunikasi Visual
5. Desain Produk

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Kampus Jatinangor
1. Desain Komunikasi Visual -Peminatan Narasi Visual Digital (NVD) - Kelas Jatinangor
Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Kampus Cirebon
1. Kriya - Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Kota Cirebon
2. Desain Produk

Fakultas Teknologi Industri - Sistem dan Proses (FTI-SP) Kampus Ganesa
1. Teknik Kimia
2. Teknik Pangan
3. Teknik Bioenergi dan Kemurgi
4. Teknik Fisika

Fakultas Teknologi Industri - Rekayasa Industri (FTI-RI) Kampus Ganesa
1. Teknik Industri
2. Manajemen Rekayasa

Fakultas Teknologi Industri - Kampus Cirebon
1. Teknik Industri

Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan Infrastuktur Sipil dan Kelautan (FTSL-SI) Kampus Ganesa
1. Teknik Sipil
2. Teknik Kelautan

Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan Infrastuktur Sipil dan Kelautan (FTSL-SI) Kampus Jatinangor
3. Teknik dan Pengelolaan Sumber Daya Air

Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan Teknologi Lingkungan (FTSL-L) Kampus Ganesa
1. Teknik Lingkungan

Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan Teknologi Lingkungan (FTSL-L) Kampus Jatinangor
1. Rekayasa Infrastuktur Lingkungan

Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Kampus Ganesha
1. Teknik Mesin
2. Teknik Dirgantara
3. Teknik Material

Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) Kampus Ganesha
1. Teknik Pertambangan
2. Teknik Perminyakan
3. Teknik Geofisika
4. Teknik Metalurgi

Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) Kampus Cirebon
1. Teknik Pertambangan
2. Teknik Perminyakan
3. Teknik Geofisika

Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) Kampus Ganesa
1. Arsitektur
2. Perencanaan Wilayah dan Kota

Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) Kampus Cirebon
1. Perencanaan Wilayah dan Kota - PDSKU Kota Cirebon

Sekoah Bisnis dan Manajemen (SBM) Kampus Ganesa
1. Manajemen

Sekoah Bisnis dan Manajemen (SBM) Kampus Jatinangor
1. Kewirausahaan

Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Kampus Cirebon
1. Kewirausahaan

Sekolah Farmasi (SF) Kampus Ganesa
1. Sains dan Teknologi Farmasi
2. Farmasi Klinik dan Komunitas

Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati - Sains (SITH-S) Kampus Ganesa
1. Biologi
2. Mikrobiologi

Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati - Rekayasa (SITH-R) Kampus Jatinangor
1. Rekayasa Hayati
2. Rekayasa Pertanian
3. Rekayasa Kehutanan
4. Teknologi Pasca Panen

Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati - Kampus Cirebon (SITH-C)
1. Biologi

Sekolah Teknik Elektro dan Informatika - Komputasi (STEI-K) Kampus Ganesa
1. Teknik Informatika Kelas Ganesa

2. Sistem dan Teknologi Informasi Kelas Ganesha

Sekolah Teknik Elektro dan Informatika - Komputasi (STEI-K) Kampus Jatinangor
1. Teknik Informatika Kelas Jatinangor
2. Sistem dan Teknologi Informasi Kelas Jatinangor

Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Rekayasa (STEI-R) Kampus Ganesa
1. Teknik Elektro
2. Teknik Tenaga Listrik
3. Teknik Telekomunikasi
4. Teknik Biomedis

Sumber : https://www.detik.com/edu/perguruan-tinggi/d-8297406/daftar-lengkap-jurusan-di-itb-apa-incaranmu-di-snpmb-2026

Serba-serbi SNBP 2026: Jadwal, Syarat TKA, Cara Buat Akun, Sanksi, dan Lainnya

 


Ada banyak informasi terkait Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang perlu diketahui calon mahasiswa baru. Pendaftarannya memang baru akan dibuka pada 3 Februari, tetapi sebaiknya detikers memperhatikan informasi-informasinya mulai sekarang.
Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) juga secara periodik menyelenggarakan sesi daring (online) untuk memberikan informasi valid. Nah, dihimpun dari berbagai sumber resmi dari panitia SNPMB, simak informasi-informasi perihal SNBP 2026.

Serba-serbi SNBP 2026
1. Hasil TKA Wajib atau Tidak?
Pada SNBP tahun ini, siswa eligible wajib ikut Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan wajib mempunyai 5 komponen nilainya. Hal ini ditegaskan oleh panitia SNPMB melalui Sosialisasi Daring Registrasi Akun SNPMB dan Pengisian PDSS disiarkan via Youtube SNPMB ID, Selasa (6/1/2026).

"Tahun ini itu ada persyaratan bahwa siswa eligible itu harus ikut TKA dan nilainya harus lengkap. Nggak boleh ikut TKA-nya separuh-separuh," jelas Koordinator SNBP, Riza Satria Perdana.

Ia menegaskan apabila tidak ikut TKA secara penuh, maka akan terdeteksi oleh sistem.

"Nanti pada saat memasukkan siswa eligible ini sistem itu otomatis akan mengecek apakah siswa tersebut itu punya nilai TKA yang lengkap atau tidak gitu. Kalau tidak lengkap, maka siswa tidak masuk ke daftar siswa eligible," tegasnya.

Riza juga menjelaskan TKA berfungsi sebagai validator nilai rapor pada SNBP 2026. Ia menyampaikan, nilai TKA dapat 'mengoreksi' nilai rapor.

"Dikatakan seorang siswa nilai rapornya 9 itu rata ratanya kemudian ternyata nilai TKA-nya jatuh begitu, tentu saja akan menyebabkan nilai 9 nya jadi berkurang," kata Riza.

Demikian juga TKA dapat mengangkat nilai rapor jika nilai TKA lebih tinggi dibanding nilai rapor.

"Misalnya dia dapat nilai rapornya 8 kemudian nanti nilai TKA nya bagus gitu ya itu bisa mengangkat nilai rapornya," jelasnya.

Komponen penilaian SNBP akan berupa rata-rata seluruh nilai rapor. Lalu, nilai TKA akan digunakan untuk validator nilai rapor.

2. Sanksi Pelanggaran SNBP
Apabila sekolah terbukti melakukan kecurangan pada SNBP, maka akan memperoleh sanksi hingga pembatalan kepesertaan pada SNBP 2027. Di sisi lain, siswa yang lulus SNBP dan terbukti curang, akan dibatalkan status kelulusannya.

Sementara, apabila pada tahun lalu sekolah terlambat mengisi PDSS, tidak akan diberi sanksi. Namun, panitia juga mengingatkan agar sekolah tidak terlambat karena kasihan siswanya.

"Tetapi jangan terlambat lagi. Kita sudah memberikan waktu yang lebih panjang dari tahun kemarin. Maka sangat kita imbau untuk nggak terlambat lagi. Kasian siswanya," ujar Ketua Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Eduart Wolok dalam Konferensi Pers SNPMB Tahun 2026, disiarkan via YouTube SNPMB ID pada Selasa (16/9/2025).

3. Cara Buat Akun SNPMB
Buka Portal SNPMB 2026 di https://portal.snpmb.id/.
Klik tombol Masuk
Klik Daftar Akun
Klik Daftar Akun Siswa
Masukkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan tanggal lahir siswa
Klik Selanjutnya
Muncul data siswa yang terdata di Pusdatin
Isi alamat e-mail siswa
Masukkan kembali e-mail siswa di kotak Konfirmasi Email
Klik kotak konfirmasi "Saya menyatakan bahwa data di laman ini adalah benar data milik saya"
Klik Daftar
Tampil pesan untuk mengaktivasi e-mail
Cek e-mail aktivasi akun SNPMB di Inbox atau folder Spam di akun e-mail yang didaftarkan
Klik link aktivasi email
Akun sudah diaktifkan, log in kembali ke laman Portal SNPMB dengan email dan password yang didaftarkan
Pada laman verifikasi, periksa data dengan saksama
Isi kolom data yang masih kosong, termasuk:
- Nomor telepon siswa yang bisa dihubungi saat emergency

- Penghasilan ayah

- Penghasilan ibu

- Jumlah tanggungan orang tua/wali (anggota keluarga maupun kerabat yang ditanggung, tidak termasuk satu orang pemberi nafkah)

- Jika ada kesalahan data yang sudah tersedia (bukan yang diisikan siswa, tetapi ditarik dari database), lakukan perbaikan dengan melapor ke pihak sekolah, lalu jika sudah maka tekan Perbarui Data

Klik Selanjutnya
Unggah pasfoto berwarna terbaru sesuai ketentuan
Klik Selanjutnya dan sesuaikan foto sebagaimana petunjuk di layar
Klik Selanjutnya untuk konfirmasi akhir data siswa
Klik kotak pernyataan bahwa data yang diisikan sudah benar dan data yang disimpan tidak akan bisa diubah lagi
Klik Simpan Permanen akun siswa
Klik Unduh Bukti Permanen dan simpan bukti permanen registrasi akun SNPMB
Simpan bukti permanen akun SNPMB dengan baik dan jangan sampai hilang.

2. Sanksi Pelanggaran SNBP
Apabila sekolah terbukti melakukan kecurangan pada SNBP, maka akan memperoleh sanksi hingga pembatalan kepesertaan pada SNBP 2027. Di sisi lain, siswa yang lulus SNBP dan terbukti curang, akan dibatalkan status kelulusannya.

Sementara, apabila pada tahun lalu sekolah terlambat mengisi PDSS, tidak akan diberi sanksi. Namun, panitia juga mengingatkan agar sekolah tidak terlambat karena kasihan siswanya.

"Tetapi jangan terlambat lagi. Kita sudah memberikan waktu yang lebih panjang dari tahun kemarin. Maka sangat kita imbau untuk nggak terlambat lagi. Kasian siswanya," ujar Ketua Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Eduart Wolok dalam Konferensi Pers SNPMB Tahun 2026, disiarkan via YouTube SNPMB ID pada Selasa (16/9/2025).

3. Cara Buat Akun SNPMB
Buka Portal SNPMB 2026 di https://portal.snpmb.id/.
Klik tombol Masuk
Klik Daftar Akun
Klik Daftar Akun Siswa
Masukkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan tanggal lahir siswa
Klik Selanjutnya
Muncul data siswa yang terdata di Pusdatin
Isi alamat e-mail siswa
Masukkan kembali e-mail siswa di kotak Konfirmasi Email
Klik kotak konfirmasi "Saya menyatakan bahwa data di laman ini adalah benar data milik saya"
Klik Daftar
Tampil pesan untuk mengaktivasi e-mail
Cek e-mail aktivasi akun SNPMB di Inbox atau folder Spam di akun e-mail yang didaftarkan
Klik link aktivasi email
Akun sudah diaktifkan, log in kembali ke laman Portal SNPMB dengan email dan password yang didaftarkan
Pada laman verifikasi, periksa data dengan saksama
Isi kolom data yang masih kosong, termasuk:
- Nomor telepon siswa yang bisa dihubungi saat emergency

- Penghasilan ayah

- Penghasilan ibu

- Jumlah tanggungan orang tua/wali (anggota keluarga maupun kerabat yang ditanggung, tidak termasuk satu orang pemberi nafkah)

- Jika ada kesalahan data yang sudah tersedia (bukan yang diisikan siswa, tetapi ditarik dari database), lakukan perbaikan dengan melapor ke pihak sekolah, lalu jika sudah maka tekan Perbarui Data

Klik Selanjutnya
Unggah pasfoto berwarna terbaru sesuai ketentuan
Klik Selanjutnya dan sesuaikan foto sebagaimana petunjuk di layar
Klik Selanjutnya untuk konfirmasi akhir data siswa
Klik kotak pernyataan bahwa data yang diisikan sudah benar dan data yang disimpan tidak akan bisa diubah lagi
Klik Simpan Permanen akun siswa
Klik Unduh Bukti Permanen dan simpan bukti permanen registrasi akun SNPMB
Simpan bukti permanen akun SNPMB dengan baik dan jangan sampai hilang.

4. Jadwal SNBP 2026
Pengumuman kuota sekolah: 29 Desember 2025
Masa sanggah kuota sekolah: 29 Desember 2025-15 Januari 2026
Registrasi akun SNPMB untuk sekolah: 5-26 Januari 2026
Pengisian PDSS oleh sekolah: 5 Januari-2 Februari 2026
Registrasi akun SNPMB untuk siswa: 12 Januari-18 Februari 2026
Pendaftaran SNBP: 3-18 Februari 2026
Pengumuman hasil SNBP: 31 Maret 2026
Masa unduh kartu peserta SNBP: 3 Februari-30 April 2026.
5. Komponen Penilaian SNBP 2026
Nilai Rapor
Koordinator SNBP mengatakan panitia seleksi akan melihat rata-rata nilai rapor. Nilai tersebut mencakup semua mata pelajaran yang pernah dipelajari siswa sejak semester 1 hingga 5.

Mata Pelajaran Pendukung
Mata pelajaran pendukung yang berkaitan dengan jurusan yang dituju juga menjadi komponen penilaian SNBP. Sebagai contoh, siswa yang ingin menekuni jurusan terkait fisika maka mata pelajaran pendukungnya adalah fisika.

Prestasi
Prestasi yang disertakan dalam SNBP 2026 adalah yang sejalan dengan jurusan yang dituju.

"Saya contohkan menjadi medalis olimpiade fisika misalnya dan dia masuk ke fisika, cocok," ujar Koordinator SNBP, Riza Satria Perdana dalam Sosialisasi Daring Registrasi Akun SNPMB dan Pengisian PDSS disiarkan via Youtube SNPMB ID, Selasa (6/1/2026).

VIDEO PERAN BARU TKA 2026

Sumber : https://www.detik.com/edu/seleksi-masuk-pt/d-8296405/serba-serbi-snbp-2026-jadwal-syarat-tka-cara-buat-akun-sanksi-dan-lainnya

Pendaftaran Beasiswa Ajinomoto 2027 Dibuka, Kuliah S2 ke Jepang Gratis!

 


PT Ajinomoto Indonesia membuka pendaftaran Beasiswa Ajinomoto 2027 mulai 5 Januari 2026. Beasiswa ini menyediakan studi pascasarjana gratis di Jepang.
BeasiswaAjinomoto 2027 dibuka untuk mahasiswa Indonesia yang berprestasi dan mampu bersaing untuk melanjutkan studi master di Jepang. Bidang studi yang dibuka berpusat pada ilmu sains dan agrikultur.

Pelamar harus sudah menamatkan studi S1 dengan IPK minimal 3,7. Perlu diingat jika seleksi beasiswa tidak memungut biaya apapun.

Jurusan dan Universitas Tujuan Beasiswa Ajinomoto 2027
Melansir laman resminya, Beasiswa Ajinomoto 2027 membuka kesempatan studi di jurusan dan universitas berikut:

University of Tokyo: Jurusan Agricultural and Life Sciences
Kyoto University: Jurusan Agriculture, Biostudies
Nagoya University: Jurusan Bio Agricultural Sciences, Chemistry & Biotechnology
Institute of Science Tokyo: Jurusan Biophysics and Biochemistry
Ochanumizu University: Biological Sciences, Food and Nutritional Science
Japan Nutrition University: Nutrition Sciences
Waseda University: Chemistry and Biochemistry

Manfaat Beasiswa Ajinomoto 2027
Penerima beasiswa akan mendapatkan manfaat berupa:

Ujian, penerimaan, dan biaya kuliah ditanggung penuh
Untuk mahasiswa riset selama 1 tahun: Biaya hidup ¥150.000 perbulan atau Rp16 juta per bulan
Untuk mahasiswa magister selama 2 tahun: Biaya hidup ¥180,000 atau sekitar Rp19 juta per bulan
Tiket penerbangan sekali jalan dari Indonesia ke Jepang
Pendampingan masuk kampus
Biaya psikotest (untuk pelamar yang lolos ke tahap psikotest)
Akomodasi berupa tiket perjalanan dan hotel (untuk pelamar yang lolos ke tahap wawancara)

Syarat Pendaftaran Beasiswa Ajinomoto 2027
Pendaftar wajib memenuhi persyaratan berikut ini:

Warga Negara Indonesia
Telah lulus atau diharapkan lulus dengan catatan akademik yang sangat baik (dengan 16 tahun pendidikan selesai atau diharapkan akan selesai)

Menerima rekomendasi dari rektor universitas atau penasihat akademisnya, atau memenuhi syarat untuk mendaftar di universitas
Mencapai IPK 3.7 atau lebih tinggi di universitas terakhir yang dihadiri
Pelamar harus berusia di bawah 35 tahun pada 1 April 2026
Pelamar harus mengajukan aplikasi dan mengikuti prosedur seleksi oleh PT Ajinomoto Indonesia
Pelamar harus dalam kondisi sehat jasmani dan rohani, serta memiliki keunggulan dalam kepribadian di bidang akademik dan memiliki motivasi yang kuat untuk belajar
Pelamar tidak boleh menerima beasiswa lain
Setelah dinyatakan lolos seleksi tahap akhir beasiswa oleh PT Ajinomoto Indonesia, pelamar harus mampu:
Memperoleh persetujuan penerimaan baik sebagai mahasiswa penelitian internasional pascasarjana (mahasiswa riset) atau mahasiswa sekolah pascasarjana program magister dari universitas dan terdaftar sebagai mahasiswa riset atau mahasiswa magister untuk April 2027 atau Oktober 2027
Memiliki kemahiran bahasa Jepang yang memadai untuk meneliti dan belajar di program magister saat mendaftar
Mendapatkan paspor dan visa pelajar ke Jepang

Jadwal Seleksi Beasiswa Ajinomoto 2027
Pendaftaran: 5 Januari-5 Maret 2026

Seleksi dokumen: Maret 2026

Tes Psikologi: April 2026

Wawancara: April-Mei 2026

Pengumuman: Juni 2026

Berangkat ke Jepang: April 2027

Informasi lebih lengkap mengenai Beasiswa Ajinomoto 2027 dapat diakses melalui https://www.ajinomoto.co.id/id/beasiswa. Tertarik mendaftar?

Sumber : https://apps.detik.com/detik/