Tampilkan postingan dengan label DIKTI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DIKTI. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Oktober 2026

10 Bidang Prioritas Beasiswa Garuda, Segera Buka untuk Tahun 2027

 


Program beasiswa kuliah S1, Beasiswa Garuda dari pemerintah akan segera dibuka pendaftarannya untuk tahun akademik 2027/2028. 

Beasiswa ini bertujuan membantu putra-putri terbaik di Indonesia untuk menempuh pendidikan S1 di perguruan tinggi terbaik dunia di dalam dan luar negeri.  

Sumber pendanaan Beasiswa Garuda berasal dari Dana Abadi Pendidikan yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan dikoordinasikan oleh Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi pada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti saintek). Lewat akun Instagram @beasiswagaruda.ri dikutip Jumat (16/10/2026), Beasiswa Garuda menginformasikan 10 bidang prioritas yang dapat dipilih sebagai jurusan kuliah pendaftar kelak.

"Masih bingung mau fokus studi di bidang apa? Coba simak 10 bidang prioritas Beasiswa Garuda yang relevan dengan kebutuhan bangsa dan perkembangan global. 

Mulai dari teknologi terdepan hingga kebijakan publik yang berdampak, bidang kesehatan yang sangat relevan dengan rekayasa genetika atau metode terapi biomedis terkini, semikonduktor dengan temuan material material baru untuk batere mobil listrik ataupun teknologi terdepan energi terbarukan," ungkap pihak terkait.

10 Bidang Prioritas Beasiswa Garuda 2027

1. Digitalisasi AI dan Semikonduktor 

2. Energi 

3. Hilirisasi dan Industrialisasi 

4. Kesehatan 

5. Ketahanan Pangan 

6. Maritim 

7. Material dan Manufaktur Maju 

8. Pertahanan 

9. Kebijakan Publik dan Hukum 

10. Bisnis dan Ekonomi

Syarat utama 

Meski pun belum ada tanggal pasti dimulai pendaftaran, syarat-syarat utama ini mungkin bisa ditelaah dahulu untuk meyakinkan diri menuju keputusan mendaftar kelak. 

1. Tidak perlu LoA. Penerima beasiswa akan diberikan kesempatan untuk memperoleh LoA di program studi sesuai prioritas nasional sampai dengan satu tahun setelah ditetapkan sebagai penerima beasiswa. 

2. Tes IQ minimal 120 dari Biro Konsultasi Psikologi Universitas di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi dengan akreditasi Baik. 

Adapun tes IQ termaksud minimal mencakup kompetensi verbal, numerik, spasial, memori, pemrosesan informasi, dan logika.

3. IELTS overall score 6.5, dengan setiap band tidak kurang dari 6.0, atau TOEFL ITP minimal skor 550. 

4. SAT minimal 1200. Bagi yang tidak mempunyai hasil tes SAT atau hasil tes SAT kurang dari 1200 maka wajib mengikuti Tes Bakat Skolastik (TBS) yang akan diselenggarakan oleh Beasiswa Garuda.

Komponen beasiswa

1. Dana Pendidikan: 

a. biaya SPP (tuition fee) 

b. biaya pendaftaran 

c. biaya tunjangan buku 

2. Dana Pendukung:  

a. biaya transportasi 

b. biaya aplikasi visa 

c. biaya asuransi kesehatan 

d. biaya kedatangan 

e. biaya hidup bulanan 

f. biaya keadaan darurat (force majeure).  

Sumber : https://www.kompas.com/edu/read/2026/10/16/141058171/10-bidang-prioritas-beasiswa-garuda-segera-buka-untuk-tahun-2027?page=2












Selasa, 15 September 2026

Menjadi mahasiswa yang berpestasi sejak awal semester

 


Menjadi mahasiswa berprestasi (Mapres) sejak semester pertama bukan sekadar tentang meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) sempurna. Banyak artikel membahas tips umum seperti "belajar giat" atau "aktif organisasi", namun jarang ada yang mengupas strategi taktis dan arsitektur mental yang harus dibangun sejak hari pertama kuliah.
Berikut adalah panduan orisinal untuk membangun fondasi berprestasi sejak awal semester:
1. Pergeseran Pola Pikir: Dari "Siswa" Menjadi "Akademisi"
Banyak mahasiswa baru gagal berprestasi karena membawa budaya belajar SMA ke perguruan tinggi.
  • Mental Konsumen vs Produsen: Siswa bertindak sebagai konsumen ilmu (menunggu disuapi guru). Mahasiswa berprestasi bertindak sebagai produsen ilmu. Anda harus mulai memikirkan bagaimana ilmu yang didapat bisa menghasilkan solusi atau karya baru.
  • Membaca untuk Mengkritisi: Jangan hanya membaca buku teks untuk menghafal. Bacalah untuk menemukan celah (gap) informasi: "Apa yang belum dijelaskan oleh penulis ini?" Celah inilah yang menjadi cikal bakal judul karya tulis ilmiah (KTI) atau penelitian.
2. Strategi "Infiltrasi" Ekosistem Prestasi
Prestasi di kampus tidak lahir di ruang hampa, melainkan di dalam ekosistem yang tepat.
  • Petakan Kakak Tingkat "Spesialis": Jangan asal mencari teman. Identifikasi kakak tingkat semester 5 atau 7 yang langganan menang kompetisi (LKTI, debat, atau bisnis). Dekati mereka bukan untuk sekadar menyapa, tapi tawarkan diri menjadi "asisten" atau junior di tim mereka.
  • Mengincar Posisi "Magang Riset" Dosen: Sejak semester 1, perhatikan dosen yang aktif meneliti atau memiliki proyek pengabdian masyarakat. Sampaikan ketertarikan Anda secara sopan setelah kelas usai. Menjadi asisten riset dosen di semester awal akan melompati pemahaman teori rekan angkatan Anda sejauh dua tahun ke depan.
3. Taktik Akademik: Menguasai "Kurikulum Tersembunyi"
Nilai A di kelas adalah syarat dasar (base level), namun cara mendapatkannya membutuhkan strategi.
  • Audisi Silabus: Di minggu pertama kuliah (titik kritis), bedah silabus setiap mata kuliah. Jangan lihat jadwalnya, tapi lihat bobot penilaiannya. Jika presentasi kelompok memiliki bobot 40%, pastikan Anda memilih anggota tim terbaik, bukan sekadar teman nongkrong.
  • Reverse-Engineering Ujian: Cari tahu gaya pembuatan soal dosen Anda dari arsip tingkat atas. Apakah dosen tersebut tipe konseptual (butuh jawaban tekstual) atau analitikal (butuh analisis kasus)? Sesuaikan gaya belajar Anda dengan gaya mengajar dosen tersebut.
4. Portofolio Kompetisi yang Terukur
Banyak mahasiswa baru terjebak mengikuti semua lomba tanpa arah hingga berakhir kelelahan (burnout).
  • Fokus pada Satu Lini (Niche): Tentukan fokus Anda sejak awal. Apakah Anda ingin dikenal di jalur Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), debat bahasa Inggris, atau kompetisi bisnis startup? Fokus pada satu bidang membuat grafik keahlian Anda naik lebih cepat.
  • Manajemen Kegagalan Dini: Targetkan untuk kalah minimal 3 kali di semester pertama. Mengapa? Kekalahan di awal semester memberikan evaluasi mental yang kuat tanpa beban ekspektasi yang tinggi, sehingga mental Anda terbentuk lebih tangguh dibanding mereka yang baru mulai berkompetisi di semester akhir.
5. Membangun Personil Brand (Personal Branding) Sederhana
Dosen dan pihak fakultas memiliki kuota terbatas untuk mengirim delegasi ke perlombaan tingkat nasional atau internasional. Anda harus menjadi nama pertama yang muncul di kepala mereka.
  • Duduk di "Segitiga Emas" Kelas: Duduklah di barisan depan atau tengah yang langsung berhadapan dengan dosen. Aktif bertanya yang substansial, bukan sekadar bertanya demi nilai keaktifan.
  • Rapikan Kehadiran Digital: Mulailah membagikan opini akademis singkat atau ulasan buku kuliah di LinkedIn. Ketika dosen atau pihak rektorat mencari nama Anda, mereka melihat seorang profesional muda, bukan sekadar remaja yang mencari identitas.
  • Semoga bermanfaat bagi Mahasiwa........

Selasa, 18 Agustus 2026

PENERIMAAN TARUNA BARU BADAN PENGEMBANGAN SDM PERHUBUNGAN

 

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan membuka kesempatan bagi putra dan putri terbaik Bangsa Indonesia untuk dididik menjadi Taruna/Taruni Diklat Perhubungan yang profesional dalam dunia transportasi, melalui program studi sebagai berikut:



*)DETAIL ALUR PENDAFTARAN SIPENCATAR JALUR REGULER POLA PEMBIBITAN PERGURUAN TINGGI KEMENTERIAN PERHUBUNGAN:
  1. Peserta mendaftar melalui Portal Pendaftaran SSCASN https://dikdin.bkn.go.id.
  2. Peserta membuat akun SSCASN Sekolah Kedinasan dan mencetak kartu informasi akun.
  3. Peserta Log in ke SSCASN Sekolah Kedinasan dengan menggunakan NIK dan Password yang telah didaftarkan.
  4. Peserta mengupload swafoto dan memilih Sekolah Kedinasan.
  5. Peserta melakukan pembayaran formulir pendaftaran. Pengumuman tatacara pembayaran dapat dilihat pada https://sipencatar.kemenhub.go.id.
  6. Peserta mengupload berkas dan bukti pembayaran formulir pendaftaran, melengkapi biodata, mengecek resume pada portal SSCASN.
  7. Verifikator Instansi melakukan verifikasi data atau berkas peserta yang telah masuk.
  8. Peserta Login ke SSCASN mengecek status kelulusan verifikasi administrasi.
  9. Peserta Login pada akun pedaftaran SSCASN untuk mendapatkan kode billing pembayaran Seleksi Kompetensi Dasar yang harus dibayar oleh peserta yang lulus seleksi Administrasi.
  10. Peserta mencetak Kartu Ujian di SSCASN setelah pembayaran terkonfirmasi oleh sistem.
  11. Peserta mengikuti proses Seleksi Kompetensi Dasar Bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
  12. Informasi status kelulusan Seleksi Kompetensi Dasar akan diumumkan oleh Panitia Seleksi Sekolah Kedinasan pada Portal https://sipencatar.kemenhub.go.id.
  13. Peserta yang dinyatakan lulus SKD melakukan registrasi pada portal pendaftaran https://sipencatar.kemenhub.go.id.
Sumber : https://ptdisttd.ac.id/halaman-penerimaan

PORTAL PENDAFTARAN MAHASISWA BARU PKN STAN

 

PORTAL PENDAFTARAN MAHASISWA BARU PKN STAN

SPMB-PT ( TAHUN 2026 )

SPMB-PT
Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Keuangan Negara STAN Tahun 2026 untuk Lulusan Jenjang Pendidikan Tinggi
Masuk

HASIL SELEKSI ADMINISTRASI SERTA JADWAL TES POTENSI AKADEMIK, TES BAHASA INGGRIS, DAN TES PSIKOLOGI PADA SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU POLITEKNIK KEUANGAN NEGARA STAN TAHUN 2026

 

PENGUMUMAN NOMOR PENG- 23/PKN/2026

Berikut kami lampirkan PENGUMUMAN NOMOR PENG- 23/PKN/2026 TENTANG HASIL SELEKSI ADMINISTRASI SERTA JADWAL TES POTENSI AKADEMIK, TES BAHASA INGGRIS, DAN TES PSIKOLOGI PADA SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU POLITEKNIK KEUANGAN NEGARA STAN TAHUN 2026 UNTUK LULUSAN JENJANG PENDIDIKAN TINGGI
 

Pengumuman dapat diakses melalui tautan berikut.

Pengumuman

Lampiran I
Lampiran II

Sumber : https://pknstan.ac.id/id/hasil_admin_pt_26

PENGUMUMAN SELEKSI PENERIMAAN TARUNA BARU POLITEKNIK SIBER DAN SANDI NEGARA (POLTEK SSN) TAHUN 2026

 

Seleksi Penerimaan Taruna Baru Poltek SSN Tahun 2026 Resmi Dibuka

Berdasarkan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/4038/M.SM.01.00/2026 tanggal 10 Agustus 2026, Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) memperoleh kuota sebanyak 50 (lima puluh) Taruna untuk Tahun Anggaran 2026. Pendaftaran Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) Poltek SSN Tahun 2026 resmi dibuka mulai 18 Agustus 2026.

Informasi mengenai persyaratan, tahapan seleksi, dan ketentuan pendaftaran dapat diunduh melalui tautan berikut:

Penerimaan Mahasiswa Baru Ikatan Dinas Politeknik Statistika STIS Tahun Akademik 2026/2027

 



DASHBOARD JUMLAH PENDAFTAR


Informasi jumlah pendaftar bisa diakses pada pada tautan ini https://spmb.stis.ac.id/site/dashboard


Berdasarkan Surat Persetujuan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/4040/M.SM.01.00/2026, maka Politeknik Statistika STIS - Badan Pusat Statistik (BPS) akan menerima 564 orang mahasiswa baru berstatus ikatan dinas tahun akademik 2026/2027. Informasi lebih lengkap dapat dilihat pada pengumuman berikut:

Sumber : https://spmb.stis.ac.id/ 

Kepala BKN: Pantau Jadwalnya, Pendaftaran Seleksi Sekolah Kedinasan Tahun 2026 Dimulai 18 Agustus

 


Humas BKN, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menetapkan jadwal penerimaan peserta didik Sekolah Kedinasan Tahun 2026. Berdasarkan Surat Kepala BKN Nomor 5249/B-KS.04.01/SD/K/2026 tanggal 12 Agustus 2026, rangkaian seleksi akan dimulai dengan pengumuman seleksi pada 15 Agustus 2026 dan pendaftaran dibuka mulai 18 Agustus 2026. Jadwal tersebut menjadi pedoman bagi sembilan kementerian/lembaga penyelenggara Sekolah Kedinasan dalam melaksanakan seluruh tahapan penerimaan peserta didik Tahun 2026.

Sembilan kementerian/lembaga penyelenggara Sekolah Kedinasan Tahun 2026 meliputi Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Hukum, Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Mengacu pada jadwal yang telah ditetapkan, pengumuman seleksi berlangsung pada 15–24 Agustus 2026. Selanjutnya, pendaftaran seleksi dibuka pada 18–30 Agustus 2026, bersamaan dengan pelaksanaan seleksi administrasi pada 18 Agustus–1 September 2026. Hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 2–3 September 2026. Peserta yang memiliki keberatan terhadap hasil seleksi diberikan kesempatan mengajukan sanggah pada 4–5 September 2026, yang kemudian dijawab pada 4–6 September 2026. Hasil pasca sanggah dijadwalkan diumumkan pada 7–8 September 2026.

Setelah tahapan administrasi, rangkaian seleksi dilanjutkan dengan proses penerbitan kode billing serta pembayaran PNBP untuk Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN. Proses tersebut berlangsung pada September 2026, sebelum peserta mengikuti SKD CAT BKN yang dijadwalkan pada 22 September–7 Oktober 2026. Setelah pelaksanaan SKD, pengolahan nilai dijadwalkan berlangsung pada 27 September–10 Oktober 2026. Sementara itu, pengumuman hasil SKD dilakukan secara bertahap pada 1–13 Oktober 2026.

Peserta yang lolos SKD kemudian mengikuti seleksi lanjutan non-CAT BKN pada 11–28 Oktober 2026. Untuk instansi yang mengajukan seleksi lanjutan menggunakan metode CAT BKN, tahapan pembayaran PNBP, validasi data, penjadwalan, hingga pelaksanaan seleksi lanjutan juga telah ditetapkan dalam jadwal penerimaan. Pengumuman kelulusan akhir oleh kementerian/lembaga dijadwalkan berlangsung pada 21 Oktober–1 November 2026.

Kepala BKN Prof. Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan jadwal yang telah ditetapkan agar menjadi pedoman dan komitmen bersama bagi kementerian/lembaga penyelenggara untuk melaksanakan seluruh tahapan seleksi sesuai waktu yang telah ditentukan.

“Dengan ditetapkannya jadwal tersebut, calon peserta dapat mempersiapkan diri sekaligus mencermati setiap tahapan dan ketentuan seleksi yang ditetapkan oleh masing-masing kementerian/lembaga penyelenggara Sekolah Kedinasan Tahun 2026,” pungkasnya.

sumber : https://www.bkn.go.id/kepala-bkn-pantau-jadwalnya-pendaftaran-seleksi-sekolah-kedinasan-tahun-2026-dimulai-18-agustus/

Kamis, 30 Juli 2026

Lantik Lulusan IPDN, Presiden Berpesan untuk Layani Rakyat dan Sederhanakan Birokrasi

 


Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menghadiri Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026, di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Presiden Prabowo Subianto hadir menjadi inspektur upacara pada kegiatan tersebut.

Presiden Prabowo Subianto melantik Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), di Sumedang, Rabu (29/7/2026). Di hadapan lulusan IPDN angkatan XXXIII tahun 2026 ini, presiden mengingatkan agar selalu melayani kebutuhan masyarakat dengan cepat tanpa birokrasi yang berbelit.

“Saudara harus melayani, melindungi, dan mengayomi rakyat Indonesia dengan sebaik-baiknya. Rakyat kita tidak membutuhkan birokrasi yang berbelit-belit,” tegas Presiden Prabowo kepada 1.204 lulusan IPDN, yang terdiri dari 728 putra dan 476 putri.

Lulusan IPDN akan disebar ke instansi pusat, daerah, hingga daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Presiden mengatakan bahwa masyarakat mengharapkan aparatur yang jujur, disiplin, bersih, tidak korupsi, berani ambil keputusan, dan selalu hadir ketika rakyat membutuhkan.

Presiden mendorong para Pamong Praja, sebutan bagi lulusan IPDN, agar menjadi penggerak birokrasi serta pembangunan di daerah. Sebagai aparatur sipil negara (ASN), para lulusan IPDN adalah ‘wajah negara’ yang dilihat oleh masyarakat.

“Dari sikap dan penampilan saudara, rakyat menilai apakah negara hadir atau tidak. Saudara adalah penggerak birokrasi pemerintahan, penentu keberhasilan pembangunan di lapangan,” ungkap Presiden Prabowo.

20260729 MENTERI Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII IPDN Tahun 2026 6

Tahun ini, 10 lulusan terbaik IPDN berasal dari keluarga sederhana, seperti anak dari petani, atau buruh harian lepas. Bukan dari latar belakang keluarga pejabat negara. Aji Bayu Ramadhan (IPK 3,84) peraih Kartika Astha Brata, adalah anak dari buruh bangunan asal Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bagi Presiden, hal ini membuktikan seleksi CASN yang digelar pemerintah benar-benar berbasis kompetensi. Tidak lagi ada ‘titipan orang dalam’.

“NKRI dan Pancasila harus dipimpin oleh mereka yang terbaik, mereka yang beprestasi. Ini bukti meritokrasi, mereka yang berprestasi,” pungkas Presiden Prabowo.

Kepada para lulusan IPDN, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini berpesan agar mampu membangun birorkasi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Menteri Rini mendorong para lulusan IPDN terus belajar dan mengembangkan kompetensi terutama pada bidang digital dan data.

“Teruslah mengembangkan kompetensi, terutama di bidang digital, serta pimpin dengan hati, data, dan keteladanan,” ungkap Rini.

Adaptif terhadap teknologi digital adalah salah satu implementasi dari core values ASN BerAKHLAK. Rini menegaskan para Pamong Praja ini kelak bisa menjadi pemimpin pemerintahan daerah yang mampu memberi dampak nyata bagi masyarakatnya.

“jadilah pemimpin yang mampu memberi teladan dengan kerja nyata. Teruslah belajar, menjaga nilai-nilai etika, dan mengedepankan kolaborasi dalam setiap tugas,” tegas Rini. (HUMAS MENPANRB)

sumber : https://menpan.go.id/site/berita-terkini/lantik-lulusan-ipdn-presiden-berpesan-untuk-layani-rakyat-dan-sederhanakan-birokrasi