Tampilkan postingan dengan label LOWONGAN KERJA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LOWONGAN KERJA. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Januari 2026

LOKER DAERAH 2026 NEW_LOWONGAN KERJA

 

Loker Daerah

LOKER BUMN 2026 NEW

 

Loker BUMN

  • Lowongan Kerja Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Lowongan Kerja PT Nindya Beton
  • Lowongan Kerja BUMN PT Perkebunan Nusantara IV Lowongan Kerja BUMN PT INKA
  • Lowongan Kerja Kementerian PPN BAPPENAS Lowongan Kerja Bank BRI
  • Lowongan Kerja KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) Lowongan Kerja PT Agrinas Palma Nusantara (Persero)
  • Lowongan Kerja BUMN PT Hutama Karya Lowongan Kerja BUMN PT Pegadaian
  • Lowongan Kerja BUMN PT PELNI Lowongan Kerja Bapenda
  • Lowongan Kerja BAZNAS Lowongan Kerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH)
  • Lowongan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Lowongan Kerja Bank BNI 46
  • Lowongan Kerja Kementerian Komunikasi dan Digital Lowongan Kerja BUMN PT Nindya Karya
  • Lowongan Kerja BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Lowongan Kerja Dinas Komunikasi dan Informatika

Minggu, 28 Desember 2025

MEDIA LOWONGAN KERJA


 

Mencari pekerjaan memang membutuhkan strategi yang tepat agar tidak melelahkan. Agar saya bisa memberikan rekomendasi yang lebih spesifik dan relevan, bolehkah saya tahu bidang pekerjaan apa yang Anda cari atau lokasi spesifiknya?

Sambil menunggu jawaban Anda, berikut adalah panduan cepat untuk mempermudah pencarian kerja Anda saat ini:

1. Platform Pencarian Kerja Terpopuler

Jika Anda belum mengeceknya, berikut adalah situs yang paling aktif saat ini:

  • LinkedIn: Terbaik untuk profesional, networking, dan perusahaan multinasional.

  • JobStreet / SEEK: Pilihan utama untuk lowongan di Indonesia dengan filter gaji yang cukup akurat.

  • Indeed: Agregator besar yang mengumpulkan lowongan dari berbagai situs perusahaan.

  • Kalibrr: Sering digunakan oleh startup dan perusahaan teknologi.

  • Glints: Fokus pada pengembangan karier dan banyak lowongan untuk entry-level hingga menengah.

2. Tips Agar Cepat Dipanggil Interview

  • Gunakan Format ATS (Applicant Tracking System): Pastikan CV Anda sederhana, tanpa banyak grafik, dan menggunakan kata kunci yang ada di deskripsi pekerjaan.

  • Optimalkan Profil LinkedIn: Pasang foto profesional dan tuliskan pencapaian (bukan sekadar tugas) di bagian pengalaman.

  • Cek "Hidden Job Market": Seringkali lowongan tidak diposting di job portal. Cobalah ikuti akun Instagram HRD perusahaan incaran atau cek menu "Career" langsung di website resmi mereka.

3. Hati-hati Penipuan Lowongan Kerja

Mohon waspada jika Anda menemukan lowongan dengan ciri-ciri berikut:

  • Meminta biaya transportasi atau akomodasi (biasanya modus travel fiktif).

  • Menggunakan email gratisan (seperti @gmail.com) untuk perusahaan besar.

  • Menawarkan gaji yang tidak masuk akal untuk kualifikasi yang diminta.

KLIK DI BAWAH INI 

Sumber : https://jobfair.kemnaker.go.id/web/companies

Jumat, 26 Desember 2025

12 Sekolah Kedinasan di Indonesia, Lulus Langsung Kerja!

 



Selain perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS), kita juga mengenal sekolah kedinasan. Ada pula yang menyebutnya sebagai Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK). Apa kamu sudah tau macam-macam sekolah kedinasan di Indonesia?

 

Pengertian Sekolah Kedinasan

Hal pertama yang perlu kamu ketahui bahwa sekolah kedinasan, sekolah ikatan dinas, dan perguruan tinggi kedinasan itu sama saja. Jadi, nggak usah bingung, ya!

Menurut Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permen PANRB) Nomor 20 Tahun 2021, sekolah kedinasan adalah perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Perhubungan, Badan Pusat Statistik, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Badan Intelijen Negara, Badan Siber dan Sandi Negara dengan pola ikatan dinas dan/atau pola pembibitan.

Dari definisi di atas, dapat disimpulkan alumni sekolah ikatan dinas dapat langsung bekerja di kementerian atau lembaga pemerintah yang menaunginya.

Perbedaan Sekolah Ikatan Dinas dan Non Ikatan Dinas

Sebelum mendaftar, ada baiknya jika kamu memahami  perbedaan antara sekolah ikatan dinas dengan non ikatan dinas. Sederhananya, sekolah non ikatan dinas tidak menjamin para siswanya untuk bekerja di instansi pemerintahan.

“Lho, kok gitu sih?”

Sekolah non ikatan dinas hanya berafiliasi dengan suatu instansi, lembaga, atau kementerian dalam penyelenggaraan pendidikan, tetapi tidak memiliki perjanjian ikatan dinas setelah lulus.

Artinya, kamu hanya memperoleh ijazah setara mahasiswa PTN dan PTS untuk modal melamar pekerjaan di perusahaan maupun lembaga pemerintah.

Contoh sekolah non ikatan dinas antara lain:

  • Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung
  • Politeknik Kesehatan (Poltekkes)
  • Politeknik Pekerjaan Umum Semarang
  • Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta
  • Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor
  • Politeknik Negeri Nuklir
  • Politeknik Energi dan Akamigas Cepu
  • dsb

12 Sekolah Kedinasan Berstatus Ikatan Dinas di Indonesia

Berdasarkan Permen PANRB No. 20 Tahun 2021, sekolah kedinasan diselenggarakan oleh beberapa kementerian dan lembaga pemerintah. Berikut beberapa kampus yang berada di bawah naungan kementerian dan lembaga pemerintah tersebut.

1. Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN

Aku yakin kalian udah nggak asing sama STAN. Yaps, kini Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) bertransformasi menjadi Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN). Kampus yang selalu ramai peminat ini dinaungi oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu), lho. Mulai tahun 2021, PKN STAN memiliki tiga jurusan kuliah.

  • D-IV Akuntansi Sektor Publik
  • D-IV Manajemen Aset Publik
  • D-IV Manajemen Keuangan Negara

 

2. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

Kamu tertarik dengan segala persoalan di Indonesia? Coba deh mendaftar kuliah di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Kampus yang berada di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini memiliki tujuan untuk mempersiapkan kader pemerintahan, baik di tingkat daerah maupun pusat. Makanya, lulusan kampus IPDN bakal bekerja di sektor-sektor pemerintahan gitu deh, Brainies.

Untuk jurusan kuliahnya, IPDN juga memiliki beragam jurusan yang dialokasikan ke dalam tiga fakultas, yakni Fakultas Politik Pemerintahan, Fakultas Manajemen Pemerintahan, dan Fakultas Perlindungan Masyarakat. Lalu apa saja ya jurusan kuliah Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)?

Fakultas Politik Pemerintahan IPDN

  • Jurusan Politik Indonesia Terapan
  • Jurusan Kebijakan Publik
  • Jurusan Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat

 

Fakultas Manajemen Pemerintahan

  • Jurusan Administrasi Pemerintahan Daerah
  • Jurusan Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik
  • Jurusan Keuangan Publik
  • Jurusan Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

 

Fakultas Perlindungan Masyarakat

  • Jurusan Perpolisian Tata Pamong
  • Jurusan Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil
  • Jurusan Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik

 

3. Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip)

Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) merupakan sekolah dinas di bawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Kampus ini ditujukan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang ahli di bidang pemasyarakatan. Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) memiliki tiga jurusan dengan jenjang pendidikan sarjana terapan atau D-IV.

  • D-IV Manajemen Pemasyarakatan
  • D-IV Teknik Pemasyarakatan
  • D-IV Bimbingan Kemasyarakatan

 

4. Politeknik Imigrasi (Poltekim)

Sama halnya dengan Poltekip, Politeknik Imigrasi (Poltekim) juga dinaungi oleh Kemenkumham, lho. Bila Poltekip mempelajari tentang pemasyarakatan, maka Poltekim belajar tentang imigrasi. Dengan begitu, lulusan sekolah dinas ini nantinya akan ditempatkan di kantor imigrasi yang ada di Indonesia atau di unit imigrasi sebagai perwakilan luar negeri Indonesia. Menarik ‘kan?

Sekolah Kedinasan Ikatan DinasSeragam siswa Poltekim (Sumber: poltekim.ac.id)

Sementara untuk jurusan kuliahnya, Poltekim memiliki empat jurusan yang terdiri dari jenjang D-III dan D-IV. Oh iya, Poltekim dan Poltekip termasuk sekolah dinas yang sepi peminat, lho!

  • D-III Keimigrasian
  • D-IV Hukum Keimigrasian
  • D-IV Administrasi Keimigrasian
  • D-IV Manajemen Teknologi Keimigrasian

 

5. Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI)

Selanjutnya, kita beralih ke kampus yang berada di bawah Kementerian Perhubungan (Kemenhub), yakni Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI). Kampus PTDI menyelenggarakan pendidikan vokasi di bidang transportasi darat. Ini jurusan kuliah vokasi di Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI).

  • D-III Manajemen Transportasi Jalan
  • D-III Manajemen Transportasi Perkeretaapian
  • D-IV Transportasi Darat

 

6. Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI)

Masih ngomongin kampus di bawah Kemenhub, Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) merupakan perguruan tinggi pencetak lulusan yang cakap dalam bidang perkeretaapian, baik pada level merencanakan merawat, menguji, menginspeksi, hingga mengaudit. Dengan begitu, lulusan dari PPI nggak cuma bisa mengabdi pada pemerintah, tetapi juga bekerja di perusahaan-perusahaan bidang perkeretaapian nasional maupun internasional.

Ada empat jurusan kuliah di Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) yang seluruhnya berjenjang D-III. Apa saja jurusannya?

  • D-III Teknologi Bangunan dan Jalur Perkeretaapian
  • D-III Teknologi Elektro Perkeretaapian
  • D-III Manajemen Transportasi Perkeretaapian
  • D-III Teknologi Mekanika Perkeretaapian

 

7. Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP)

Kampus yang dinaungi Kemenhub berikutnya ialah Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP). Nah, kali ini bukan lagi berhubungan dengan transportasi darat nih, Brainies, melainkan transportasi laut. STIP membuka tiga jurusan sarjana terapan.

  • D-IV Nautika
  • D-IV Teknika
  • D-IV Ketatalaksanaan Angkatan Laut dan Kepelabuhan (KALK)

 

8. Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI)

Transportasi darat udah. Transportasi laut juga udahNggak adil dong kalau nggak ngomongin kampus yang berkaitan dengan transportasi udara ini. Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) juga salah satu kampus asuhan Kemenhub.

Politeknik Penerbangan Indonesia bakal cocok buat kamu yang memiliki minat di bidang penerbangan. Ketika kuliah di PPI, kamu akan dilatih menjadi seorang profesional di bidang penerbangan sipil. Gimana, tertarik nggak? Nih kenalan dulu dengan jurusan yang ada di kampus ini.

  • D-III Teknik Bangunan dan Landasan
  • D-III Teknik Mekanikal Bandar Udara
  • D-III Penerangan Aeronautika
  • D-III Pertolongan Kecelakaan Penerbangan
  • D-III Operasi Bandar Udara
  • D-IV Penerbang
  • D-IV Teknik Pesawat Udara
  • D-IV Teknik Navigasi Udara
  • D-IV Teknik Listrik Bandara
  • D-IV Lalu Lintas Udara

 

9. Politeknik Statistika STIS (Polstat STIS)

Selain kampus di bawah naungan kementerian, kita bakal ngomongin kampus yang dinaungi oleh lembaga pemerintah nonkementerian. Kampus pertama yang bakal kita bahas ialah Politeknik Statistika STIS (Polstat STIS). Kampus ini berada dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Asal kamu tahu saja, Brainies, peminat Polstat STIS banyak lho karena lulusannya dinilai akan terus dicari di masa depan.

Hmm memang apa saja sih jurusan kuliah di Polstat STIS? Jurusan di kampus ini hanya terdiri dari tiga jurusan vokasi. Makanya, kamu harus siap dengan persaingan ketat buat masuk ke kampus Polstat STIS.

  • D-III Statistika
  • D-IV Statistika
  • D-IV Komputasi Statistik

 

10. Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG)

Ketika tiba-tiba kita merasa ada guncangan di bumi, ngaku deh pasti langsung ngepoin “Apakah barusan terjadi gempa bumi? Kalau iya, gempa di mana lagi nih?” Ya ‘kan? Saat mencari informasi itu, kamu pasti menemukan bahwa narasumbernya ialah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Mengapa ya informasinya selalu bersumber dari mereka? Mau tahu? Yaudah, coba kuliah di kampus naungan BMKG saja, yaitu Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG).

Sekolah Kedinasan Ikatan DinasSeragam siswa STMKG. (Sumber: stmkg.ac.id)

STMKG merupakan PTK yang bertujuan menghasilkan sumber daya manusia yang berwawasan dalam bidang meteorologi, klimatologi, geofisika, dan instrumentasinya. Ada 4 jurusan D4 di STMKG, yaitu:

  • D-IV Meteorologi
  • D-IV Klimatologi
  • D-IV Geofisika
  • D-IV Instrumentasi

 

11. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)

Kampus selanjutnya ialah Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) yang berada di bawah pengelolaan Badan Intelijen Negara (BIN). Di STIN kamu akan belajar mengenai ilmu intelijen yang dapat diaplikasikan untuk menjaga dan mempertahankan kedaulatan dan keutuhan negara. Terdengar keren ya?

Berbeda dengan PTK atau sekolah kedinasan lainnya, STIN hanya menawarkan program sarjana (S-1) sebagai jenjang pendidikan awal. Sementara untuk jurusannya, STIN memiliki empat jurusan kuliah S1:

  • Jurusan Agen Intelijen
  • Jurusan Teknologi Intelijen
  • Jurusan Cyber Intelijen
  • Jurusan Ekonomi Intelijen

 

12. Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN)

PTK atau sekolah kedinasan terakhir ialah Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) yang diselenggarakan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Kuliah di Poltek SSN artinya kamu siap ditempa menjadi seorang profesional di bidang persandian dan keamanan informasi. Jadi, kurang-kurangin deh gibah nggak penting kalau mau masuk ke kampus ini. Hehe.

Untuk jurusan kuliahnya, Poltek SSN memiliki tiga jurusan dengan jenjang D-IV. Berikut jurusan kuliah Poltek SSN yang bisa kamu pilih.

  •  D-IV Rekayasa Keamanan Siber
  • D-IV Rekayasa Kriptografi
  • D-IV Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi

Sumber : https://www.brainacademy.id/