Senin, 23 Februari 2026

Jumlah Dokter Masih Minim, 4 Kampus di Bandung Kolaborasi Buka Prodi Dokter Spesialis dan Sub-spesialis

 


Kebutuhan terhadap jumlah dokter di Indonesia saat ini membuat empat universitas ternama di Jawa Barat resmi meluncurkan program kolaborasi strategis percepatan pembukaan Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis (Sp1) dan Sub Spesialis (Sp2) pada tahun 2026. Kolaborasi ini merupakan model nasional sinergi antara Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di Indonesia tanpa mengorbankan mutu pendidikan dan keselamatan pasien. Model kolaboratif ini dirancang sebagai solusi strategis dengan mengintegrasikan sumber daya lintas lembaga. Skema yang dikembangkan mencakup penyelarasan kurikulum berbasis kompetensi sesuai regulasi nasional, sistem penjaminan mutu terintegrasi, supervisi akademik bersama, dan optimalisasi rumah sakit pendidikan sebagai wahana klinis yang memenuhi standar.

Dilematis saat ini adalah ketika Indonesia masih menghadapi kekurangan dokter spesialis dan sub spesialis yang signifikan. Data nasional menunjukkan jumlah dokter spesialis baru berjumlah sekitar 47–55 ribu orang dari total dokter yang terdaftar, dengan rasio sekitar 0,17–0,21 dokter spesialis per 1.000 penduduk — jauh di bawah rasio ideal yang diproyeksikan sekitar 0,28 per 1.000 penduduk sesuai target standar pelayanan kesehatan nasional.

Hal ini berarti negara masih kekurangan sekitar sekitar 25.000–30.000 dokter spesialis untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan dasar dan lanjutan secara merata di seluruh wilayah.  Sebagai provinsi dengan populasi terbesar di Indonesia, Jawa Barat turut merasakan dampak dari ketimpangan ini. Di banyak kabupaten/kota, rasio dokter spesialis masih jauh di bawah ideal, sementara kebutuhan layanan rujukan medis meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan kompleksitas kasus kesehatan. Percepatan pembukaan program studi ini merupakan bagian dari transformasi tata kelola pendidikan dokter spesialis dan sub spesialis secara sistemik dengan tetap menjaga mutu pendidikan yang baik. Setiap langkah akselerasi tetap menjunjung standar akademik, tata kelola yang baik, serta keselamatan pasien sebagai prioritas utama.

Dalam proses percepatan pembukaan prodi spesialis dan subspesialis secara nasional, Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran membuka 1 program pendidikan spesialis Sp1 dan 5 program pendidikan dokter spesialis Sp2. Selain itu juga, Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran menjalankan peran sebagai Pembina dari pembukaan 27 program studi spesialis Sp1 baru di 13 Fakultas Kedokteran mitra yang tersebar di seluruh Indonesia dan menjajaki kesiapan pembukaan program pendidikan spesialis Sp1 di 37 rumah sakit pendidikan penyelenggara utama yang telah ditunjuk. Kolaborasi di Jawa Barat ini melibatkan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Universitas Islam Bandung (Unisba), dan Universitas Kristen Maranatha. Keempat institusi ini sepakat untuk membangun ekosistem pendidikan kedokteran spesialis berbasis kolaborasi, bukan kompetisi. Kolaborasi saat ini menunjukkan bagaimana Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dapat bergerak serentak sebagai mitra sejajar demi memenuhi kebutuhan dokter spesialis di Indonesia.

Model kolaborasi ini tidak bersifat sentralistik, melainkan memperkuat institusi mitra satu sama lain agar memiliki kapasitas akademik dan tata kelola yang setara. Peluncuran program ini di berbagai tempat diharapkan menjadi referensi bagi wilayah lain dalam mengembangkan pendidikan dokter spesialis dan sub spesialis secara terukur, akuntabel, dan berbasis kebutuhan daerah. Saat ini keempat universitas di Jawa Barat dan berbagai universitas lain di Indonesia telah menegaskan komitmen jangka panjangnya bersama pemerintah daerah untuk menjaga harmonisasi kurikulum, pemetaan kebutuhan spesialis prioritas serta penguatan tata kelola pendidikan dan layanan kesehatan. Dengan semangat kebersamaan dalam satu komitmen kepemimpinan daerah juga mendukung agenda strategis nasional penguatan sumber daya manusia kesehatan. Langkah kolektif ini tidak hanya bertujuan menambah jumlah dokter spesialis dan sub-spesialis, tetapi juga memastikan kehadiran tenaga medis yang kompeten, berintegritas, dan siap melayani masyarakat secara merata di seluruh Indonesia.***

Sumber : https://www.pikiran-rakyat.com/pendidikan/pr-0110016992/jumlah-dokter-masih-minim-4-kampus-di-bandung-kolaborasi-buka-prodi-dokter-spesialis-dan-sub-spesialis?page=2

Surat Edaran 3 Menteri Tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi

 


Dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan Wakil Presiden Republik Indonesia untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan untuk manusia Indonesia yang sehat jasmani dan rohani, terampil, dan memiliki jiwa sosial, dan cinta tanah air dan bangsa, serta guna mendukung kegiatan pembelajaran selama bulan Ramadan dan setelah Hari Raya Idullitri dapat berjalan dengan sebaik-baiknya, bersama ini disampaikan hal-hal sebagai berikut.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan unduh file di bawah ini.

 

Penulis: Pengelola Web Kemendikdasmen

Editor: Editor BKHM

Ruang Kelas Kokoh dan Sanitasi Layak, Sekolah di Jember Rasakan Dampak Revitalisasi

 


Program Revitalisasi Satuan Pendidikan membawa perubahan nyata bagi sekolah-sekolah di daerah, tidak hanya menghadirkan ruang kelas yang lebih kokoh, aman, dan nyaman, tetapi juga memperbaiki fasilitas penunjang seperti toilet dan UKS yang sebelumnya sangat terbatas. Perbaikan infrastruktur ini berdampak langsung pada kenyamanan belajar, keamanan warga sekolah, hingga meningkatnya kepercayaan dan kebanggaan masyarakat terhadap satuan pendidikan.
 
Di Kabupaten Jember, manfaat tersebut dirasakan luas oleh sekolah penerima bantuan. Tidak sedikit sekolah yang sebelumnya mengalami kekurangan ruang kelas, bangunan rusak berat, hingga fasilitas sanitasi yang tidak layak. Kini, proses pembelajaran dapat berlangsung lebih optimal dalam lingkungan yang lebih sehat dan bersih.
 
Bebas Banjir dan Ruang Belajar Kembali pada Fungsinya

Kepala SMP Negeri 1 Balung, Mohammad Rokhim, menjelaskan bahwa sebelum revitalisasi, lokasi sekolah yang berdekatan dengan sawah menyebabkan area utara sekolah kerap terendam banjir saat musim hujan. Melalui program ini, sekolah bisa merehabilitasi ruang kelas dengan meninggikan lantai sekitar 25 cm dan tembok 70–100 cm untuk mencegah banjir. Hasilnya, ketika wilayah sekitar kembali dilanda banjir, sekolah tidak lagi terdampak.

“Anak-anak senang belajar di tempat baru yang lebih bersih, tinggi, dan sejuk. Suasana pembelajaran menjadi sangat kondusif,” ujar Rokhim.
 
Sebelumnya pula, untuk 24 rombongan belajar, hanya tersedia 20 ruang kelas, sehingga empat ruang lainnya terpaksa digunakan sebagai tempat belajar. Kini, sekolah mendapatkan ruang kelas baru yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut, sehingga empat ruangan yang sempat dialihfungsikan dapat digunakan kembali sebagaimana mestinya.
 
Tambahan dua unit toilet baru serta rehabilitasi satu unit toilet lama juga memberikan dampak besar. “Bantuan ini sangat bermanfaat sekali bagi kami. Sebelumnya anak-anak kekurangan toilet dan air. Sekarang semuanya tercukupi,” tambahnya.
 
“Kini, anak-anak lebih leluasa belajar karena kelasnya cukup. Kemudian, teman-teman guru lebih senang karena ruangannya lebih bersih, sehat, luas,” pungkasnya.
 
Dari Kelas Bocor dan Sanitasi Minim, Kini Belajar Lebih Aman dan Nyaman

Kepala SMP Negeri 1 Sumberjambe, Maryanto, mengungkapkan bahwa sejak sekolah berdiri pada 1983, kondisi sarana dan prasarana sangat memprihatinkan. Dalam kurun waktu puluhan tahun, sekolah tersebut baru mendapatkan rehabilitasi tiga ruang kelas pada 2013. Dengan 18 rombongan belajar, sekolah kekurangan ruang kelas sehingga laboratorium IPA, ruang multimedia, hingga ruang OSIS terpaksa difungsikan sebagai ruang belajar. Tak hanya itu, sebagian kelas kondisinya rusak, sehingga siswa dipindahkan ke musala karena kondisi atap yang bocor dan membahayakan.
 
Ia juga menekankan bahwa persoalan sanitasi menjadi kondisi yang paling memprihatinkan. Sejak berdiri, sekolah hanya memiliki dua toilet, dan salah satunya rusak berat sehingga tidak dapat digunakan. Keterbatasan itu membuat sebagian siswa memilih pergi ke sungai.


Melalui revitalisasi senilai Rp1,9 miliar, kondisi sekolah berubah signifikan. Ruang kelas baru yang lebih kokoh dan nyaman membuat siswa lebih semangat dan gembira dalam belajar. Toilet yang dibangun pun sangat memadai, bahkan dilengkapi fasilitas ramah difabel. “Baru sekarang kita memiliki toilet yang sangat memadai, kebiasaan ke sungai sudah berubah. Anak-anak sangat bahagia,” ungkap Maryanto.
 
Ia berharap peningkatan fasilitas ini mendorong kesadaran masyarakat untuk pendidikan pun dapat meningkat. “Selama 18 tahun saya mengabdi, separuhnya sebagai kepala sekolah. Pak Presiden ini betul-betul luar biasa, baru sekarang ini mendapatkan bantuan miliaran,” pungkasnya.
 
Sekolah Kini Miliki UKS dan Bangunan Lebih Kokoh

Kepala SD Negeri Sukorejo 02, Ririn Husniyah, menyampaikan bahwa sebagai sekolah yang berada di desa, banyak bangunan yang sudah mulai keropos, terutama bagian reng dan tembok yang mengelupas. Melalui revitalisasi, sekolah mendapatkan rehabilitasi tiga ruang kelas, ruang administrasi, ruang perpustakaan, serta pembangunan UKS yang sebelumnya tidak dimiliki.
 
Sebelum adanya UKS, siswa yang sakit terpaksa beristirahat di perpustakaan atau ruang guru. Kini, sekolah memiliki ruang khusus untuk penanganan kesehatan siswa. “Dengan adanya revitalisasi, luar biasa sekali. Sekolah kami jadi bagus, dicat ulang, bangunan diperbaiki, dan insyaallah semakin kuat,” ujarnya.


Ia juga menilai mekanisme swakelola berjalan baik karena pihak sekolah terlibat langsung dalam proses pembangunan. “Saya bisa menjamin bangunannya kuat karena saya sendiri yang bertanggung jawab dalam proses pembangunan ini. Sudah kuat, bagus, dan lebih bermanfaat untuk anak-anak ke depannya,” tuturnya.
 
Peresmian Hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan di Jember

Pada kesempatan tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, secara langsung meresmikan hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan di Kabupaten Jember. Di Kabupaten Jember, revitalisasi menjangkau 142 satuan pendidikan dengan total alokasi anggaran Rp101 miliar, meliputi 6 PAUD, 74 SD, 44 SMP, dan 18 SMA. Perbaikan ini menjadi jawaban atas berbagai persoalan yang selama ini dihadapi sekolah-sekolah di daerah, mulai dari kekurangan ruang kelas, bangunan rusak berat, hingga sanitasi yang tidak memadai.
 
“Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2025, khususnya yang ada di Kabupaten Jember ini, terlaksana dengan sukses dan selesai 100 persen,” ujar Mendikdasmen di SMP Negeri 1 Balung.

 
Ia menegaskan bahwa pembaruan infrastruktur harus diiringi dengan pembaruan semangat belajar. “Jangan lupa, kalau ruang kelasnya baru, semangatnya harus baru,” pesannya.
 
Revitalisasi ini menjadi bukti bahwa investasi pada infrastruktur pendidikan bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi menghadirkan rasa aman, nyaman, dan harapan baru bagi sekolah-sekolah di daerah. Dengan fasilitas yang layak dan memadai, proses pembelajaran dapat berlangsung lebih optimal, sehingga setiap anak Indonesia memiliki kesempatan belajar dalam lingkungan yang sehat dan bermartabat.*** (Penulis: Stephanie/Editor: Denty A., Seno H./Fotografer: Irfan)

 

Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemdikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemdikdasmen.go.id/main/blog/category/siaran-pers

#PendidikanBermutuuntukSemua 
#KemendikdasmenRamah

Sumber: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 150/sipers/A6/II/2026

Rabu, 18 Februari 2026

Manado, Kota Yang Bertumbuhkembang Dari Bendar




Secara historis, bendar merupakan titik awal perkembangan kota Manado. Bendar adalah bahasa Manado yang artinya bandar  atau pelabuhan;  berjarak sekitar 200 meter dari pusat kota  (eks pasar 45 dan sekitarnya). Jarak antara keduanya yang berdekatan dan memiliki kesibukan yang relatif sama membuat masyarakat mengartikan bendar sama dengan pusat kota.Sebelum adanya B on B (Boulevard on Business), pusat kota atau bendar Manado  merupakan tempat berlangsungnya kegiatan perdagangan barang dan jasa, juga menjadi lokasi  perdagangan antarpulau bahkan perdagangan antarprovinsi.Perputaran roda perekonomian kota Manado selama puluhan tahun terus bergairah di lokasi yang strategis ini. Berbagai jenis usaha mulai dari skala kecil sampai skala wah tumbuh subur;  harga berbagai jenis barang sangat terjangkau, mulai dari produksi dalam negeri sampai dengan luar negeri.Pada masa pemerintah Hindia Belanda, bendar atau pusat kota dibagi dalam dua bagian, yaitu pusat pemerintahan dan pusat perdagangan.Pusat pemerintahan ditandai dengan keberadaan bangunan bentang Amsterdam, kantor residen, kantor asisten residen, gedung Minahasa-raad, kantor polisi, penjara besar, dan gedung Gereja pusat (kini GMIM Sentrum Manado).  Sedangkan pusat perdagangan terdiri atas bandar (pelabuhan Manado), pasar Minahasa (kini Shopping Centre), terminal Calaca, pasar ikan, deretan toko-toko milik orang Manado etnis Cina, India, dan Arab, serta adanya perkampungan Cina dan Arab; semuanya ditata secara terpusat oleh pemerintah Hindia Belanda.Keberadaan bendar Manado berperan penting dalam merangsang pertumbuhan kegiatan ekonomi  dan perdagangan, terutama dalam menunjang mobilitas barang dan orang ke dan dari  kepulauan Sangihe, Talaud dan Sitaro.Bendar Manado sebagaimana juga keberadaan bendar lainnya tidak hanya menjadi tempat berlabuhnya kapal, tetapi juga mendorong bangkitnya perdagangan antarpulau, dan menggairahkan perputaran roda perekonomian, dan menunjang bidang lainnya seperti pertahanan dan perikanan.***

Sumber : https://manadokota.go.id/post/detail/manado-kota-yang-bertumbuhkembang-dari-bendar

Minggu, 08 Februari 2026

Cara Cek Info GTK: Login, Tunjangan, Validasi Data, Reset Password, dan Troubleshooting Lengkap Terbaru 2026

 


Info GTK adalah sistem informasi berbasis web yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Ditjen GTKPG) Kemendikdasmen. Platform ini berfungsi sebagai portal verifikasi data bagi guru dan tenaga kependidikan di seluruh Indonesia.

GTK sendiri merupakan singkatan dari Guru dan Tenaga Kependidikan. Jadi, Info GTK dapat diartikan sebagai “Informasi Data Guru dan Tenaga Kependidikan” yang datanya bersumber langsung dari  Dapodik (Data Pokok Pendidikan).

Nah, yang perlu dipahami adalah Info GTK bersifat view-only atau hanya baca. Artinya, pengguna tidak bisa mengubah data secara langsung di platform ini. Segala perbaikan data harus dilakukan melalui operator sekolah via aplikasi Dapodik.

Fungsi Info GTK untuk Guru dan Tenaga Kependidikan

Info GTK memiliki peran krusial dalam ekosistem pendataan pendidikan Indonesia. Berikut fungsi utamanya:

  • Verifikasi status sertifikasi — Memantau kevalidan sertifikat pendidik dan Nomor Registrasi Guru (NRG)
  • Pengecekan Tunjangan Profesi Guru (TPG) — Melihat status pencairan tunjangan sertifikasi
  • Validasi SKTP — Memastikan Surat Keputusan Tunjangan Profesi sudah terbit
  • Monitoring beban kerja — Mengecek pemenuhan jam mengajar minimal 24 jam tatap muka
  • Pemantauan data kepegawaian — Melihat jabatan, pangkat, golongan, dan status aktif
  • Syarat administrasi PPG — Sinkronisasi data  dan NUPTK menjadi syarat mutlak mengikuti Pendidikan Profesi Guru

Singkatnya, Info GTK menjadi cermin digital yang menampilkan apakah data seorang guru sudah valid atau masih perlu perbaikan sebelum tunjangan bisa dicairkan.

Perubahan Domain Info GTK: Dari Kemdikbud ke Dikdasmen

Sejak restrukturisasi kementerian yang memisahkan Kemendikbud menjadi beberapa kementerian baru, Info GTK kini dikelola oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Perubahan ini berdampak pada pergantian alamat domain resmi. Dilansir dari Kompas.com, berikut perbandingannya:

KeteranganDomain LamaDomain Baru
StatusTidak AktifAktif
Alamat URLinfo.gtk.kemdikbud.go.idinfo.gtk.dikdasmen.go.id
PengelolaKemdikbudristekKemendikdasmen

Perubahan domain ini mulai diberlakukan pada Maret 2025. Meski sistem seharusnya melakukan redirect otomatis dari domain lama ke baru, pada praktiknya banyak guru yang tetap gagal mengakses karena proses pengalihan sempat terlambat.

Syarat Mengakses Info GTK

Sebelum login, pastikan sudah memenuhi persyaratan berikut:

  • Terdaftar di Dapodik — Guru harus sudah terdata di aplikasi Dapodik pada satuan pendidikan tempat mengajar
  • Memiliki sekolah induk — Data sekolah induk harus tercatat di Dapodik
  • Punya akun PTK aktif — Akun Pendidik dan Tenaga Kependidikan dibuat melalui operator sekolah
  • Koneksi internet stabil — Disarankan menggunakan WiFi atau jaringan dengan kecepatan memadai
  • Browser terbaru — Rekomendasi menggunakan Google Chrome versi 119 ke atas, Microsoft Edge, atau Mozilla Firefox

Jika belum memiliki akun PTK, segera hubungi operator sekolah untuk dibuatkan melalui laman SP Datadik.

Berikut daftar link resmi yang berkaitan dengan Info GTK dan layanan pendukungnya:

LayananAlamat URL
Info GTK (Domain Aktif)https://info.gtk.dikdasmen.go.id
Portal GTK Kemendikdasmenhttps://gtk.dikdasmen.go.id
SP Datadik (Manajemen Akun)https://sp.datadik.dikdasmen.go.id
Helpdesk Dapodikhttps://helpdesk.pauddasmen.id
SIM Tunjangan GTKhttps://simtun.gtk.dikdasmen.go.id
SIMPKB (Pengembangan Keprofesian)https://gtk.belajar.kemendikdasmen.go.id

Penting untuk selalu bookmark link resmi di atas agar terhindar dari situs palsu atau phishing yang mengatasnamakan Info GTK.

Cara Login Info GTK Dikdasmen

Berikut langkah-langkah login ke Info GTK menggunakan domain terbaru:

  1. Buka browser (disarankan Google Chrome versi terbaru)
  2. Ketik alamat https://info.gtk.dikdasmen.go.id pada address bar
  3. Tunggu hingga halaman login muncul
  4. Masukkan username (akun PTK yang terdaftar di Dapodik)
  5. Masukkan password akun PTK
  6. Ketik kode captcha sesuai kombinasi huruf dan angka yang tampil di layar
  7. Klik tombol Masuk
  8. Tunggu hingga dashboard Info GTK terbuka

Jika login berhasil, sistem akan menampilkan halaman utama berisi ringkasan data pribadi, status validasi, dan menu navigasi lainnya.

Cara Cek Data di Info GTK

Setelah berhasil login, berikut cara mengecek berbagai informasi penting:

Cek Data Pribadi dan Kepegawaian

  1. Pada dashboard utama, pilih menu Profil
  2. Periksa kelengkapan data meliputi nama, NIK, NUPTK, jabatan, dan pangkat
  3. Pastikan foto profil sudah sesuai
  4. Cek status kepegawaian (, atau Honorer)

Cek Status Tunjangan dan SKTP

  1. Pilih menu Tunjangan atau SKTP
  2. Lihat status penerbitan SKTP (Sudah Terbit/Belum Terbit)
  3. Perhatikan kode validasi yang muncul (Kode 13, 16, atau lainnya)
  4. Jika sudah valid, tombol Cetak akan aktif untuk mengunduh SKTP

Cek Beban Kerja dan Jam Mengajar

  1. Akses menu Beban Kerja
  2. Periksa total jam tatap muka per minggu
  3. Pastikan sudah memenuhi minimal 24 jam sesuai regulasi

Jika menemukan data yang tidak sesuai, segera koordinasikan dengan operator sekolah untuk dilakukan perbaikan di Dapodik.

Data yang Tersedia di Info GTK

Info GTK menyajikan berbagai informasi penting yang dikelompokkan dalam beberapa kategori:

Data Identitas:

  • Nama lengkap, NIK, dan NUPTK
  • Tempat/tanggal lahir dan jenis kelamin
  • Alamat domisili
  • Foto profil

Data Kepegawaian:

  • Status kepegawaian (PNS/PPPK/Non-)
  • NIP atau NIGB
  • TMT (Terhitung Mulai Tanggal) pengangkatan
  • Pangkat dan golongan
  • Jabatan fungsional

Data Sertifikasi:

  • Status sertifikat pendidik
  • Nomor Registrasi Guru (NRG)
  • Bidang studi sertifikasi
  • Tahun kelulusan sertifikasi

Data Tunjangan:

  • Status SKTP
  • Riwayat pencairan TPG
  • Nomor 
  • Nama bank dan cabang

Hubungan Info GTK dan Dapodik

Info GTK dan Dapodik adalah dua sistem yang saling terintegrasi namun memiliki fungsi berbeda.

Dapodik berfungsi sebagai sumber data utama (input) yang dikelola oleh operator sekolah. Semua data guru, siswa, dan satuan pendidikan dimasukkan melalui aplikasi ini.

Info GTK berfungsi sebagai portal verifikasi (output) yang menampilkan hasil validasi dari data Dapodik. Sistem ini melakukan pengecekan apakah data yang diinput sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Jadi, jika ada kesalahan data di Info GTK, perbaikannya tidak bisa dilakukan langsung di platform tersebut. Operator sekolah harus memperbaiki data di Dapodik terlebih dahulu, kemudian melakukan sinkronisasi agar perubahan terbaca di server pusat.

Proses Sinkronisasi Data Dapodik ke Info GTK

Berdasarkan informasi dari RRI.co.id, proses sinkronisasi data mengikuti alur berikut:

  1. Input data di Dapodik — Operator sekolah memasukkan atau memperbarui data guru
  2. Sinkronisasi ke server pusat — Operator melakukan sync melalui menu sinkronisasi di Dapodik
  3. Penarikan data oleh Info GTK — Sistem Info GTK menarik data secara periodik
  4. Validasi beban kerja — Sistem mengecek pemenuhan jam mengajar dan linieritas
  5. Penerbitan status — Hasil validasi ditampilkan dengan tanda centang hijau (valid) atau merah (tidak valid)

Berapa Lama Data Berubah Setelah Sinkronisasi?

Kondisi ServerEstimasi Waktu
Normal3–7 hari kerja
Sibuk (periode validasi)7–14 hari kerja
OverloadLebih dari 14 hari

Proses ini tidak berjalan real-time. Jika data belum berubah setelah 14 hari kerja, segera hubungi operator sekolah atau dinas pendidikan setempat.

Jadwal Penarikan Data Info GTK

Penarikan data dari Dapodik ke Info GTK dilakukan secara periodik mengikuti siklus triwulan:

  • Triwulan I: Februari – Maret
  • Triwulan II: Mei – Juni
  • Triwulan III: Agustus – September
  • Triwulan IV: November – Desember

Meski demikian, sinkronisasi harian tetap berjalan di latar belakang. Guru disarankan mengecek Info GTK minimal sekali di awal semester dan menjelang periode pencairan tunjangan.

Memahami Status Validasi di Info GTK

Status validasi di Info GTK ditandai dengan kode warna dan angka tertentu. Berikut penjelasannya:

KodeWarnaKeterangan
13HijauValid – Semua data sudah sesuai dan SKTP bisa diterbitkan
16HijauValid – Memenuhi syarat dengan catatan tertentu
07KuningProses validasi – Data sedang diverifikasi sistem
08KuningMenunggu verifikasi rekening bank
MerahMerahTidak Valid – Ada data yang perlu diperbaiki di Dapodik

Jika status masih merah atau kuning, segera identifikasi elemen mana yang bermasalah dan koordinasikan perbaikannya dengan operator sekolah.

Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka?

Ada beberapa faktor teknis yang menyebabkan Info GTK gagal diakses. Berdasarkan berbagai sumber, berikut penyebab dan solusinya:

1. Menggunakan Domain Lama

Penyebab: Masih mengakses info.gtk.kemdikbud.go.id yang sudah tidak aktif.

Solusi: Gunakan domain baru https://info.gtk.dikdasmen.go.id dan simpan di bookmark browser.

2. Server Overload

Penyebab: Terlalu banyak pengguna mengakses secara bersamaan, terutama saat periode penerbitan NRG atau validasi SKTP.

Solusi: Hindari jam sibuk (07.00–09.00 dan 12.00–14.00). Coba akses di dini hari atau larut malam.

3. Pemeliharaan Sistem

Penyebab: Tim teknis Kemendikdasmen melakukan maintenance berkala tanpa pemberitahuan.

Solusi: Tunggu beberapa jam dan coba akses kembali. Pantau informasi resmi dari kanal GTK.

4. Cache dan Cookies Browser

Penyebab: Data cache lama mengganggu proses loading halaman.

Solusi: Hapus history dan cache browser, kemudian muat ulang halaman login.

5. Koneksi Internet Tidak Stabil

Penyebab: Jaringan lemah menyebabkan request timeout.

Solusi: Gunakan koneksi WiFi yang stabil atau coba ganti provider data seluler.

Cara Reset Lupa Password Info GTK

Lupa password merupakan masalah umum yang sering dialami guru. Berikut cara mengatasinya:

Reset via Operator Sekolah (SP Datadik)

  1. Hubungi operator sekolah di sekolah induk
  2. Minta operator login ke https://sp.datadik.dikdasmen.go.id
  3. Operator memilih menu Akun
  4. Klik Tampilkan untuk melihat daftar akun PTK
  5. Cari nama guru yang akan direset
  6. Klik ikon pensil di sebelah nama
  7. Buat password baru (minimal 8 karakter, kombinasi huruf kapital, angka, dan simbol)
  8. Klik Update
  9. Tunggu maksimal 24 jam hingga perubahan tersimpan
  10. Login kembali dengan password baru

Reset via Aplikasi Dapodik

  1. Operator membuka aplikasi Dapodik
  2. Masuk ke menu Guru
  3. Pilih guru yang ingin direset password
  4. Klik menu Penugasan
  5. Pilih Buat/Ubah Akun PTK
  6. Masukkan password baru
  7. Simpan dan lakukan sinkronisasi

Catatan Penting Reset Password

  • Untuk akun yang belum terverifikasi, reset dilakukan melalui operator sekolah
  • Untuk akun yang sudah terverifikasi, reset dilakukan melalui operator dinas pendidikan
  • Jika mengajar di lebih dari satu sekolah, reset password dilakukan di sekolah induk
  • Mulai 15 September 2025, fitur Two-Factor Authentication (2FA) wajib diaktifkan untuk keamanan akun Dapodik

Tips Akses Info GTK Lancar Tanpa Kendala

Berikut beberapa tips praktis agar proses pengecekan Info GTK berjalan lancar:

  • Gunakan domain terbaru — Pastikan mengakses info.gtk.dikdasmen.go.id
  • Pilih waktu tepat — Akses di luar jam sibuk (dini hari atau larut malam)
  • Update browser — Gunakan Google Chrome, Edge, atau Firefox versi terbaru
  • Bersihkan cache — Hapus history dan cookies browser secara berkala
  • Catat kredensial — Simpan username dan password di tempat aman
  • Jangan refresh berlebihan — Hindari menekan F5 berkali-kali saat server sibuk
  • Cek sinkronisasi Dapodik — Pastikan operator sudah sync sebelum mengecek Info GTK
  • Gunakan perangkat berbeda — Jika gagal di HP, coba akses via laptop atau komputer

Kontak Layanan dan Pengaduan

Jika mengalami kendala teknis yang tidak bisa diselesaikan secara mandiri, berikut kontak resmi yang bisa dihubungi:

LayananKontak/Alamat
Helpdesk Dapodikhttps://helpdesk.pauddasmen.id
Unit Layanan Terpadu (ULT) Kemendikdasmenhttps://ult.kemdikbud.go.id
Call Center Kemendikdasmen1500-005
Email Pengaduanpengaduan@kemdikbud.go.id
LAPOR! (Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat)https://lapor.go.id
Operator SekolahHubungi langsung di satuan pendidikan masing-masing
Dinas Pendidikan DaerahSesuai wilayah kabupaten/kota

Untuk masalah yang berkaitan dengan data pribadi seperti NIK atau kependudukan, koordinasi juga bisa dilakukan dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil () setempat melalui layanan Verval PTK.

Penutup

Info GTK merupakan platform vital bagi guru dan tenaga kependidikan untuk memastikan data kepegawaian, status sertifikasi, dan kelayakan tunjangan profesi. Dengan perpindahan domain ke info.gtk.dikdasmen.go.id, penting bagi setiap guru untuk memperbarui bookmark dan memahami alur sinkronisasi data dari Dapodik.

Jika mengalami kendala akses, jangan panik. Data tetap aman di server pusat dan sebagian besar masalah bisa diatasi dengan menggunakan domain yang benar, memilih waktu akses yang tepat, atau berkoordinasi dengan operator sekolah.

Sumber : Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.