Kamis, 30 Juli 2026

Finalis FLS3N SD SMP Tingkat Nasional Tahun 2026


 Daftar Juara FLS3N SD SMP Tingkat Provinsi Tahun 2026 sekaligus sebagai Finalis FLS3N SD dan SMP Tingkat Nasional Tahun 2026 telah diumumkan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai ajang nasional untuk menemukan sekaligus mengembangkan talenta seni dan sastra peserta didik Indonesia.

Pengumuman Pemenang FLS3N SD SMP Tingkat Provinsi Tahun 2026 sekaligus sebagai Finalis FLS3N SD dan SMP Tingkat Nasional Tahun 2026 telah disampaikan Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) melalui Surat Nomor: 1459/B/H3/PN.00/2026 tertanggal 26 Juli 2026 tentang Pengumuman Finalis FLS3N Dikdas Tahun 2026.

Isi Pengumuman menyatakan bahwa Pusat Prestasi Nasional, Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah melaksanakan penilaian Babak Penyisihan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Jenjang Pendidikan Dasar (SD/MI/Sederajat dan SMP/MI/Sederajat) Tahun 2026 pada tanggal 7 s.d. 20 Juli 2026. 

Kami informasikan hal-hal penting yakni sebagai berikut: 

 1. Daftar Finalis FLS3N Dikdas Tahun 2026 Terampir 

 2. Jika di kemudian hari terdapat kekeliruan dalam penetapan Finalis Nasional FLS3N Dikdas 2026 akan diadakan perbaikan/adendum yang akan diberitahukan lebih lanjut. 

 3. Bagi Finalis cabang lomba Gambar Bercerita SD dan Ilustrasi SMP akan dilaksanakan pembuatan karya secara langsung (live) melalui zoom meeting pada tanggal 12 Agustus 2026. 

 4. Pelaksanaan Technical Meeting (TM) sebagaimana dimaksud pada angka 3 akan dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus 2026.

5. Waktu pelaksanaan dan tautan zoom (ID meeting dan Passcode) pada angka 2 dan 3 akan diinformasikan lebih lanjut. 

 6. Kami menghimbau kepada para Finalis Nasional untuk mengikuti ketentuan pembuatan karya sesuai dengan Panduan FLS3N Dikdas 2026. 

Ini akan mempengaruhi hasil penilaian Tim Juri Nasional, sebagai contoh: 

 a. Video rekaman cabang lomba Menyanyi Solo SD dan SMP wajib menampilkan kalender dan jam dinding; 

 b. Peserta cabang lomba Pantomim SMP wajib presentasi (perkenalan dan menceritakan karya) tanpa riasan make up dan kostum tampil; 

 c. Video rekaman cabang lomba Tari Kreasi SMP dilakukan di panggung ruang tertutup dengan latar belakang hitam serta tanpa pencahayaan khusus dengan lampu-lampu spesial; dan seterusnya.   Bagi yang ingin mengetahui Daftar Nama Juara FLS3N SD SMP Tingkat Provinsi Tahun 2026 sekaligus sebagai Finalis FLS3N SD dan SMP Tingkat Nasional Tahun 2026 silahkan download Lampiran Surat Pengumuman Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Nomor: 1459/B/H3/PN.00/2026 tertanggal 26 Juli 2026 tentang Pengumuman Finalis FLS3N Dikdas Tahun 2026.

Link download Finalis FLS3N SD_SMP TINGKAT NASIONAL TAHUN 2026  

Demikian informasi tentang Link download Daftar Juara FLS3N SD SMP Tingkat Provinsi Tahun 2026 sekaligus sebagai Finalis FLS3N SD dan SMP Tingkat Nasional Tahun 2026. Semoga ada manfaatnya. 

Sumber : https://www.ainamulyana.com/2026/07/finalis-fls3n-sd-smp-tingkat-nasional.html#more

Lantik Lulusan IPDN, Presiden Berpesan untuk Layani Rakyat dan Sederhanakan Birokrasi

 


Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menghadiri Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026, di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Presiden Prabowo Subianto hadir menjadi inspektur upacara pada kegiatan tersebut.

Presiden Prabowo Subianto melantik Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), di Sumedang, Rabu (29/7/2026). Di hadapan lulusan IPDN angkatan XXXIII tahun 2026 ini, presiden mengingatkan agar selalu melayani kebutuhan masyarakat dengan cepat tanpa birokrasi yang berbelit.

“Saudara harus melayani, melindungi, dan mengayomi rakyat Indonesia dengan sebaik-baiknya. Rakyat kita tidak membutuhkan birokrasi yang berbelit-belit,” tegas Presiden Prabowo kepada 1.204 lulusan IPDN, yang terdiri dari 728 putra dan 476 putri.

Lulusan IPDN akan disebar ke instansi pusat, daerah, hingga daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Presiden mengatakan bahwa masyarakat mengharapkan aparatur yang jujur, disiplin, bersih, tidak korupsi, berani ambil keputusan, dan selalu hadir ketika rakyat membutuhkan.

Presiden mendorong para Pamong Praja, sebutan bagi lulusan IPDN, agar menjadi penggerak birokrasi serta pembangunan di daerah. Sebagai aparatur sipil negara (ASN), para lulusan IPDN adalah ‘wajah negara’ yang dilihat oleh masyarakat.

“Dari sikap dan penampilan saudara, rakyat menilai apakah negara hadir atau tidak. Saudara adalah penggerak birokrasi pemerintahan, penentu keberhasilan pembangunan di lapangan,” ungkap Presiden Prabowo.

20260729 MENTERI Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII IPDN Tahun 2026 6

Tahun ini, 10 lulusan terbaik IPDN berasal dari keluarga sederhana, seperti anak dari petani, atau buruh harian lepas. Bukan dari latar belakang keluarga pejabat negara. Aji Bayu Ramadhan (IPK 3,84) peraih Kartika Astha Brata, adalah anak dari buruh bangunan asal Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bagi Presiden, hal ini membuktikan seleksi CASN yang digelar pemerintah benar-benar berbasis kompetensi. Tidak lagi ada ‘titipan orang dalam’.

“NKRI dan Pancasila harus dipimpin oleh mereka yang terbaik, mereka yang beprestasi. Ini bukti meritokrasi, mereka yang berprestasi,” pungkas Presiden Prabowo.

Kepada para lulusan IPDN, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini berpesan agar mampu membangun birorkasi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Menteri Rini mendorong para lulusan IPDN terus belajar dan mengembangkan kompetensi terutama pada bidang digital dan data.

“Teruslah mengembangkan kompetensi, terutama di bidang digital, serta pimpin dengan hati, data, dan keteladanan,” ungkap Rini.

Adaptif terhadap teknologi digital adalah salah satu implementasi dari core values ASN BerAKHLAK. Rini menegaskan para Pamong Praja ini kelak bisa menjadi pemimpin pemerintahan daerah yang mampu memberi dampak nyata bagi masyarakatnya.

“jadilah pemimpin yang mampu memberi teladan dengan kerja nyata. Teruslah belajar, menjaga nilai-nilai etika, dan mengedepankan kolaborasi dalam setiap tugas,” tegas Rini. (HUMAS MENPANRB)

sumber : https://menpan.go.id/site/berita-terkini/lantik-lulusan-ipdn-presiden-berpesan-untuk-layani-rakyat-dan-sederhanakan-birokrasi



Kepala BKN, Prof. Zudan: Maluku Utara Berpeluang Jadi Provinsi Pertama di Luar Jawa Terapkan Manajemen Talenta 100%

Humas BKN, Dalam kesempatannya memberikan arahan kepada para ASN Provinsi Maluku Utara, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan mengapresiasi komitmen Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos dalam mempercepat implementasi manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Prof. Zudan menilai Maluku Utara menunjukkan perkembangan yang sangat baik dalam penerapan manajemen talenta, dan berpeluang menjadi provinsi pertama di luar Pulau Jawa yang mengimplementasikannya secara menyeluruh hingga 100 persen.

2026-07-29-at-15.38.51

Prof. Zudan menilai kepemimpinan daerah yang kuat menjadi faktor penting dalam mewujudkan sistem merit dan pengelolaan ASN yang profesional. “Komitmen Ibu Gubernur Sherly Tjoanda Laos patut diapresiasi. Implementasi manajemen talenta di Maluku Utara berjalan sangat baik dan menjadi salah satu yang paling progresif di Indonesia. Ini menunjukkan keseriusan daerah dalam membangun ASN yang profesional melalui sistem merit,” ujar Prof. Zudan di Ternate, Rabu (29/07/2026).

Kepala BKN terus mengarahkan instansi pemerintah baik di pusat maupun daerah bahwa manajemen talenta merupakan fondasi utama dalam membangun birokrasi modern. Melalui pendekatan berbasis kompetensi, potensi, dan kinerja, pemerintah dapat memastikan setiap ASN ditempatkan pada jabatan yang tepat sekaligus menyiapkan talenta terbaik untuk mendukung pencapaian sasaran pembangunan daerah.

Di samping itu, Prof. Zudan mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas ASN. Karena itu, pengelolaan ASN harus meninggalkan pola konvensional menuju sistem yang objektif, terukur, dan berbasis data agar setiap keputusan pengembangan karier maupun pengisian jabatan benar-benar didasarkan pada kapasitas individu. Ia juga sebut komitmen Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam menerapkan manajemen talenta, menunjukkan bahwa transformasi manajemen ASN akan berjalan lebih cepat apabila didukung penuh oleh kepala daerah. Sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mewujudkan sistem merit yang berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dengan komitmen yang terus dijaga oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama pemerintah kabupaten/kota, Kepala BKN optimis bahwa Maluku Utara dapat menjadi provinsi pertama di luar Pulau Jawa yang menerapkan manajemen talenta secara menyeluruh, dan menjadi rujukan nasional dalam pengelolaan ASN yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Zudan berpesan kepada para peserta Latsar bahwa ASN masa depan dituntut memiliki karakter adaptif, berintegritas, dan terus meningkatkan kompetensi. Budaya belajar melalui membaca, menulis, serta mengembangkan kapasitas diri harus menjadi kebiasaan agar ASN mampu merespons perkembangan teknologi, dinamika kebijakan, dan tuntutan pelayanan publik yang terus berubah.

Penulis/foto: khl-arf
Editor: des

Sumber : https://www.bkn.go.id/kepala-bkn-prof-zudan-maluku-utara-berpeluang-jadi-provinsi-pertama-di-luar-jawa-terapkan-manajemen-talenta-100/

Rabu, 29 Juli 2026

Kepala BKN Pindahkan 38 ASN BKN Mendekat ke Keluarga dan Domisili

 

Humas BKN, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan kembali melanjutkan Program Mendekatkan ASN ke Keluarga dan Domisili pada tahap kedua. Hal ini ditandai dengan terbitnya Surat Keputusan Kepala BKN Nomor 842 Tahun 2026 yang ditetapkan pada 27 Juli 2026. Pada tahap kedua ini, Kepala BKN, Prof. Zudan menetapkan pemindahan 11 (sebelas) pegawai BKN ke antarunit kerja di lingkup BKN Pusat, Regional, hingga UPT BKN se-Indonesia. Sebelumnya pada tahap pertama, 27 pegawai BKN telah dipindahkan ke domisili agar dekat dengan keluarga. Terhitung hingga tahap kedua, total sebanyak 38 ASN BKN telah mengikuti kebijakan yang diinisiasi Kepala BKN, Prof. Zudan ini.

Kebijakan ini disambut antusias dan positif oleh para pegawai BKN, terutama pegawai ASN yang ditempatkan di unit kerja yang jauh dari keluarga dan domisili. Tidak sedikit diantaranya bahkan sudah menjalani kehidupan pernikahan jarak jauh dengan pasangan maupun anak-anaknya selama bertahun-tahun. Karena itu, pegawai BKN yang akhirnya dipindahkan ke domisili dan dekat dengan keluarga merasakan manfaat dan dampak baik dari kebijakan ini. “Kami pegawai BKN bersyukur, berterima kasih, sekaligus mengapresiasi karena berkat inisiasi kebijakan Kepala BKN Prof. Zudan yang berpihak pada kesejahteraan pegawai dari aspek kualitas hidup, kini kami bisa memperoleh kesempatan kembali berkumpul dengan pasangan, anak, maupun orang tua sehingga bisa menjadi motivasi baru untuk meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan yang semakin optimal kepada masyarakat,” ungkap sejumlah pegawai BKN.

Untuk implementasinya ke depan, Kepala BKN, Prof. Zudan mengatakan bahwa program ini akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari pengelolaan ASN yang berorientasi pada peningkatan kinerja sekaligus kesejahteraan pegawai. Menurutnya, kebijakan ini bukan sekadar memindahkan pegawai lebih dekat dengan keluarga, tetapi tetap berlandaskan pada kebutuhan organisasi dan kualitas pelayanan publik.

Di samping itu, Prof. Zudan tetap menekankan tiga prinsip utama dalam pelaksanaan kebijakan tersebut. Pertama, setiap ASN harus siap ditempatkan di mana pun sesuai kebutuhan organisasi. Kedua, setiap ASN harus terus didorong untuk memberikan kinerja terbaik agar dapat berkembang dalam kariernya. Ketiga, kesejahteraan dan kebahagiaan ASN merupakan fondasi penting dalam meningkatkan produktivitas kerja. “Kalau kita sebagai pimpinan belum bisa memberikan peningkatan pendapatan kepada ASN, maka kita harus berupaya mengurangi beban pengeluaran pegawai. Penempatan yang lebih dekat dengan keluarga dan domisili diharapkan membuat ASN bekerja lebih maksimal, lebih bahagia, dan lebih sejahtera,” ujar Prof. Zudan, Senin (27/07/2026).

Program ini sendiri menjadi bentuk komitmen BKN untuk membangun manajemen ASN yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan SDM dengan menyeimbangkan kepentingan organisasi dan kesejahteraan pegawai. BKN berharap praktik baik ini dapat menginspirasi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah untuk menerapkan kebijakan serupa sesuai kebutuhan organisasinya tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sumber : https://www.bkn.go.id/kepala-bkn-pindahkan-38-asn-bkn-mendekat-ke-keluarga-dan-domisili/

Prof. Zudan: BKN & Microsoft Indonesia Bekerja Sama Latih 145 ribu ASN Hadapi Era AI

 


[SIARAN PERS]

Nomor: 001/RILIS/BKN/VI/2026

Prof. Zudan: BKN & Microsoft Indonesia Bekerja Sama Latih 145 ribu ASN Hadapi Era AI

Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan membekali 145 ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menghadapi era kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) melalui program pelatihan dan penguatan kapasitas kepemimpinan digital, hasil kolaborasi dan kerja sama dengan Microsoft Indonesia. Kepala BKN, Prof. Zudan, mengungkapkan transformasi birokrasi di era kecerdasan buatan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus segera direspons oleh seluruh ASN. Perkembangan AI akan mengubah cara kerja pemerintahan secara fundamental, terutama karena banyak pekerjaan administratif dan rutin yang kini dapat dilakukan secara otomatis oleh teknologi. Menurutnya, investasi terbesar yang harus dilakukan pemerintah saat ini adalah membangun ASN yang siap menghadapi era AI, sehingga mampu menjadi motor penggerak birokrasi yang profesional, inovatif, dan berbasis data.

Prof. Zudan mengarahkan agar ASN masa depan memiliki karakter agile, digital, dan AI-ready. ASN dituntut tidak hanya mampu menggunakan teknologi digital, tetapi juga memiliki pola pikir adaptif, kemauan belajar yang tinggi, serta kesiapan menghadapi perubahan yang berlangsung sangat cepat. Kompetensi masa depan ASN tidak lagi cukup bertumpu pada pemahaman regulasi dan administrasi, melainkan harus diperkuat dengan literasi data, literasi AI, kemampuan berpikir kritis, kemampuan memecahkan masalah kompleks, dan growth mindset agar mampu bersaing, serta memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. “ASN harus mampu bertransformasi dari pelaksana pekerjaan administratif menjadi aparatur yang memiliki kemampuan analitis, strategis, dan mampu menghasilkan solusi bagi berbagai persoalan publik,” tegasnya.

Terkait pentingnya pemanfaatan AI sebagai alat untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, Prof. Zudan menekankan agar teknologi digunakan untuk mempercepat proses kerja, meningkatkan akurasi pengambilan keputusan, serta menciptakan layanan yang lebih cepat, mudah, dan responsif. BKN sendiri telah mengimplementasikan berbagai inovasi berbasis AI, seperti Chatbot AI BKN (Melinda), AI Proctoring pada sistem CAT, klasifikasi dokumen kepegawaian secara otomatis, serta otomasi verifikasi dan validasi dokumen. Berbagai inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya modernisasi manajemen ASN dan dukungan terhadap implementasi 12 Kebijakan Pro-Karier ASN. “Pada akhirnya, tujuan seluruh transformasi ini adalah menghadirkan birokrasi yang semakin modern, efektif, dan berkelas dunia, sekaligus mewujudkan layanan publik yang mampu memudahkan, melindungi, dan membahagiakan masyarakat, serta ASN di era digital,” jelasnya.

Namun keberhasilan transformasi digital menurutnya tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi terutama oleh kualitas sumber daya manusia. Karena itu, BKN terus mendorong penguatan kompetensi ASN melalui berbagai program pengembangan kapasitas, termasuk kolaborasi dengan Microsoft Indonesia dan Binar Academy dalam pelatihan AI bagi ASN. Program ini merupakan bagian dari upaya BKN sebagai instansi pembina manajemen ASN untuk mendukung percepatan transformasi digital pemerintahan. Kolaborasi strategis BKN dan Microsoft Indonesia sendiri telah ditandai melalui penandatanganan kerja sama pada 28 April 2026 lalu.

Pelatihan yang berlangsung mulai Mei hingga Juli 2026 ini disambut antusias oleh para ASN, dimana terhitung telah diikuti 12.551 peserta, dan akan menyasar hingga 145 ribu target ASN. Untuk pelatihannya terdiri atas enam angkatan AI for Public Impact dan satu angkatan AI Policy Lab for Leaders. Selain memberikan pemahaman dasar mengenai AI, pelatihan ini juga memperkenalkan berbagai praktik penerapan AI dalam penyusunan kebijakan, pengolahan informasi, peningkatan produktivitas kerja, hingga pengembangan inovasi layanan publik. Sementara itu, peserta AI Policy Lab for Leaders memperoleh pembelajaran yang berfokus pada tata kelola, kebijakan, dan arah strategis implementasi AI di lingkungan pemerintahan.

Format pdf siaran pers ini dapat diunduh pada tautan berikut.

Sumber : https://www.bkn.go.id/prof-zudan-bkn-microsoft-indonesia-bekerja-sama-latih-145-ribu-asn-hadapi-era-ai/

Selasa, 28 Juli 2026

Urutan Motor Honda Berdasarkan Konsumsi BBM Paling Hemat, Mana yang Paling Irit?

 



Bukan masyarakat Indonesia, jika tidak mempertimbangkan faktor efesiensi saat hendak membeli sebuah barang, termasuk sepeda motor.

Efisiensi bahan bakar menjadi salah satu pertimbangan utama masyarakat Indonesia saat memilih sepeda motor.

Ini beralasan, karena masyarakat Indonesia. cenderung memiliki mobilitas tinggi dalam kegiatan sehari-hari.


Karena itulah, biaya operasional motor, menjadi perhatian penting, yakni harus irit BBM!. 


Honda menjadi salah satu produsen yang dikenal menghadirkan sepeda motor dengan konsumsi bahan bakar efisien melalui pengembangan teknologi mesin, seperti Programmed Fuel Injection (PGM-FI) dan enhanced Smart Power (eSP) pada sejumlah modelnya.


Lalu, motor Honda apa saja yang dikenal paling hemat bahan bakar? Berikut urutannya berdasarkan karakter mesin, kapasitas, dan efisiensi penggunaan dalam kondisi berkendara normal.

1. Honda BeAT, Skutik Paling Irit untuk Mobilitas Harian

Honda BeAT menjadi salah satu motor matik yang identik dengan konsumsi bahan bakar yang efisien. Bobot kendaraan yang ringan dipadukan dengan mesin 110 cc membuat motor ini banyak dipilih oleh pelajar, pekerja, maupun keluarga.

Selain irit, Honda BeAT juga menawarkan biaya perawatan yang relatif terjangkau dan mudah digunakan di berbagai kondisi jalan.

Kelebihan:

  • Konsumsi BBM sangat efisien.
  • Dimensi ringkas dan mudah dikendarai.
  • Cocok untuk penggunaan harian.


2. Honda Genio, Ringan dan Hemat Bahan Bakar

Honda Genio hadir dengan karakter yang hampir serupa dengan BeAT, tetapi mengusung desain yang lebih modern dan bergaya anak muda.


Mesin 110 cc yang digunakan tetap mengutamakan efisiensi bahan bakar sehingga cocok bagi pengguna yang menginginkan kendaraan ekonomis tanpa mengorbankan kenyamanan.


Kelebihan:

  • Desain stylish.
  • Mesin responsif.
  • Konsumsi BBM irit.


3. Honda Scoopy, Tampil Retro dengan Efisiensi Tinggi

Honda Scoopy menjadi salah satu motor matik bergaya retro modern yang tetap menawarkan konsumsi bahan bakar yang efisien.

Meskipun memiliki dimensi bodi yang sedikit lebih besar dibandingkan BeAT, Scoopy tetap mampu memberikan efisiensi berkat penggunaan teknologi PGM-FI dan eSP.

Kelebihan:

  • Desain ikonik.
  • Irit bahan bakar.
  • Nyaman digunakan di perkotaan.


4. Honda Supra X 125, Motor Bebek yang Tetap Jadi Andalan

Meski tren motor matik terus meningkat, Honda Supra X 125 masih dikenal sebagai salah satu motor bebek paling hemat BBM.

Mesin 125 cc yang dimilikinya mampu menghasilkan performa yang cukup bertenaga sekaligus tetap efisien untuk perjalanan jarak jauh maupun penggunaan sehari-hari.

Kelebihan:

  • Konsumsi BBM efisien.
  • Mesin tangguh.
  • Cocok untuk perjalanan jauh.


5. Honda Vario 125, Performa dan Efisiensi yang Seimbang

Honda Vario 125 menawarkan keseimbangan antara tenaga, kenyamanan, dan konsumsi bahan bakar.

Motor ini menjadi pilihan bagi pengguna yang membutuhkan skutik dengan performa lebih besar dibanding motor 110 cc, namun tetap mempertahankan efisiensi bahan bakar.

Selain itu, berbagai fitur modern membuat Vario 125 menjadi salah satu skutik favorit di Indonesia.

Kelebihan:

  • Mesin responsif.
  • Fitur lengkap.
  • Tetap hemat BBM.

Sumber : https://radarsemarang.jawapos.com/otomotif/2607260005/urutan-motor-honda-berdasarkan-konsumsi-bbm-paling-hemat-mana-yang-paling-irit?page=3#goog_rewarded

Nah itulah beberapa motor Honda yang memiliki tingkat efesien bahan bakar yang cukup tinggi, dan yang pasti tidak bikin kantong anda jebol. (sls)