Rabu, 23 September 2026

Tema dan Logo Hari Santri 2026 Diluncurkan, Ini Rangkaian Acaranya

 


Kementerian Agama meluncurkan logo dan tema Hari Santri 2026, “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, di Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, peringatan Hari Santri menjadi momentum untuk mengingat peran ulama dan santri dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, termasuk melalui Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945.

“Peran ulama, peran yang kita kenal dengan jihad santri itu yang disalurkan dengan Resolusi Jihad, dahsyat sekali,” kata Nasaruddin dalam rilisnya, Rabu (23/9/2026).

Rangkaian Hari Santri tahun ini juga akan menyoroti kontribusi santri masa kini, mulai dari gagasan tentang masa depan bangsa hingga inovasi dan kemandirian ekonomi pesantren.

Santri diajak menulis surat kepada Presiden

Salah satu agenda yang disiapkan Kemenag adalah sayembara Surat Santri untuk Presiden, yang berlangsung pada 22 September hingga 8 Oktober 2026.

Melalui kegiatan ini, santri dapat menyampaikan aspirasi kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai pendidikan, lingkungan, dan kesejahteraan rakyat.

Surat terbaik direncanakan akan disampaikan kepada Presiden, sedangkan pemenangnya akan diundang menghadiri acara penutup rangkaian Hari Santri.

Kemenag juga menyiapkan Pesantren Award pada 22 September hingga 24 Oktober.

Direktur Jenderal Pesantren Kemenag Basnang Said mengatakan, penghargaan tersebut antara lain ditujukan kepada kepala daerah yang aktif mendukung penguatan pesantren.

“Untuk Hari Santri tahun 2026, kita akan mencoba memberikan penghargaan kepada sejumlah kepala daerah yang telah berkontribusi dan aktif mendukung pesantren,” ujar Basnang.

Karya santri hingga kemandirian pesantren

Agenda lain yang direncanakan adalah Perkemahan Pramuka Santri Nusantara di Kabupaten Malang pada 30 September hingga 6 Oktober dan Santri Vision pada 2–20 Oktober.

Santri Vision akan menampilkan karya dari lingkungan pesantren, termasuk naskah dan gagasan kebijakan, karya audiovisual, serta inovasi digital dan teknologi.

Pada 8–9 Oktober, Kemenag akan menggelar Halaqah Penguatan Ditjen Pesantren untuk membahas peta jalan pengembangan pesantren.

Rangkaian kegiatan juga mencakup Mu’tamad Santri pada 14–15 Oktober, forum akademik yang ditujukan untuk memperkuat mutu pendidikan dan kerja sama pesantren.

Sementara itu, Festival Sarung dan Peci Santri dijadwalkan berlangsung pada 16 Oktober.

Nasaruddin mengatakan, sarung dan peci merupakan bagian dari identitas pesantren yang dapat terus dijaga seiring perkembangan zaman.

“Kita bisa meraih perkembangan ke depan yang lebih bagus tanpa harus meninggalkan tradisi asli kita, bangsa Indonesia,” ujarnya.

Kemenag juga berencana menggelar Expo Kemandirian Pesantren pada 16–24 Oktober.

Menurut Basnang, expo itu akan menampilkan produk pesantren, antara lain makanan, minuman, buku, dan pakaian.

Basnang menyebut, sebanyak 4.185 pesantren menerima bantuan inkubasi pada periode 2021–2025. Produk usaha pesantren tersebut direncanakan turut ditampilkan dalam expo.

Peringatan Hari Santri akan diisi dengan upacara pada 22 Oktober 2026. Rangkaian kegiatan kemudian dijadwalkan ditutup dengan Malam Bakti Pesantren untuk Negeri pada 24 Oktober di Istora Senayan, Jakarta.

Kemenag berencana mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri acara tersebut.

Sumber : https://cahaya.kompas.com/aktual/26I23074506390/tema-dan-logo-hari-santri-2026-diluncurkan-ini-rangkaian-acaranya?source=terkini_artikel

Libur Lebaran 2027 Bisa Sampai 10 Hari, Ini Rangkaian Tanggal Merah dan Cuti Bersamanya

 


Libur Lebaran 2027 berpotensi menjadi rangkaian libur panjang selama 10 hari jika tanggal merah, akhir pekan, dan cuti bersama dimanfaatkan secara berurutan. Rentang libur tersebut dapat berlangsung pada Sabtu, 6 Maret hingga Senin, 15 Maret 2027 karena berdekatan dengan Hari Suci Nyepi dan akhir pekan.

Pemerintah telah menetapkan 18 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama sepanjang 2027 melalui SKB 3 Menteri.

Penetapan tersebut mencakup dua hari libur nasional Idul Fitri 1448 Hijriah serta tiga hari cuti bersama Lebaran pada Maret 2027.

Libur Nasional dan Cuti Bersama Idul Fitri 2027?

Berdasarkan SKB 3 Menteri, libur nasional Idul Fitri 1448 Hijriah jatuh pada Rabu dan Kamis, 10-11 Maret 2027.

Sementara itu, cuti bersama Idul Fitri ditetapkan pada:

  • Selasa, 9 Maret 2027 
  • Jumat, 12 Maret 2027
  • Senin, 15 Maret 2027

Dengan demikian, tanggal yang berkaitan langsung dengan libur dan cuti bersama Idul Fitri adalah 9-12 Maret 2027, kemudian berlanjut pada 15 Maret 2027.

Libur Lebaran 2027 Bisa Sampai 10 Hari

Libur Lebaran 2027 berpotensi berlangsung 10 hari berturut-turut, yakni Sabtu, 6 Maret hingga Senin, 15 Maret 2027.

Rangkaian tersebut terbentuk dari akhir pekan, libur nasional Hari Suci Nyepi, libur nasional Idul Fitri, serta cuti bersama Idul Fitri.

Berikut susunan tanggalnya:

  1. Sabtu, 6 Maret 2027: libur akhir pekan
  2. Minggu, 7 Maret 2027: libur akhir pekan
  3. Senin, 8 Maret 2027: Hari Suci Nyepi
  4. Selasa, 9 Maret 2027: cuti bersama Idul Fitri
  5. Rabu, 10 Maret 2027: libur nasional Idul Fitri
  6. Kamis, 11 Maret 2027: libur nasional Idul Fitri
  7. Jumat, 12 Maret 2027: cuti bersama Idul Fitri
  8. Sabtu, 13 Maret 2027: libur akhir pekan
  9. Minggu, 14 Maret 2027: libur akhir pekan
  10. Senin, 15 Maret 2027: cuti bersama Idul Fitri

Dengan susunan tersebut, rentang 6-15 Maret 2027 mencakup 10 hari berturut-turut tanpa jeda hari kerja.

Namun, jumlah hari libur yang dapat dinikmati setiap orang bergantung pada status pekerjaan dan ketentuan cuti bersama yang berlaku.

Mengapa Libur Lebaran 2027 Bisa Menjadi 10 Hari?

Rangkaian 10 hari tersebut terjadi karena libur Idul Fitri berdekatan dengan Hari Suci Nyepi dan dua akhir pekan.

Hari Suci Nyepi yang menjadi libur nasional jatuh pada Senin, 8 Maret 2027. Sehari setelahnya terdapat cuti bersama Idul Fitri, kemudian dilanjutkan dua hari libur nasional Idul Fitri pada 10-11 Maret.

Setelah cuti bersama pada Jumat, 12 Maret, masyarakat kembali memasuki akhir pekan pada 13-14 Maret sebelum cuti bersama terakhir pada Senin, 15 Maret.

Pemerintah menyebut penyusunan cuti bersama mempertimbangkan pelaksanaan hari besar keagamaan, posisi hari libur terhadap Sabtu dan Minggu, serta kebutuhan masyarakat pada periode mudik Lebaran.

Apakah Cuti Bersama Lebaran 2027 Berlaku untuk Semua Pekerja?

Cuti bersama tidak otomatis berlaku dengan ketentuan yang sama bagi seluruh pekerja.

Pemerintah menyatakan cuti bersama berlaku bagi ASN, sementara bagi pekerja swasta sifatnya fakultatif. Pelaksanaannya mengikuti kebijakan perusahaan atau pemberi kerja masing-masing.

Khusus ASN, ketentuan cuti bersama 2027 masih akan ditindaklanjuti melalui Keputusan Presiden. Kementerian PANRB menyebut rancangan Keputusan Presiden mengenai cuti bersama bagi pegawai ASN akan disusun setelah penetapan SKB 3 Menteri.

Apakah Jadwal Libur Lebaran 2027 Sudah Final?

Tanggal libur nasional dan cuti bersama 2027 sudah ditetapkan melalui SKB 3 Menteri. SKB tersebut ditandatangani Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PANRB pada 15 September 2026.

Namun, SKB tetap mencantumkan bahwa penetapan tanggal 1 Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha dilakukan melalui Keputusan Menteri Agama.

Karena itu, kalender dalam SKB dapat digunakan sebagai acuan untuk menyusun rencana perjalanan, mudik, dan agenda keluarga. Sementara penetapan resmi hari raya tetap mengikuti keputusan Menteri Agama.

Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027

Ditetapkan resmi melalui SKB Tiga Menteri, berikut daftar libur dan cuti bersama yang mencakup momen keagamaan serta hari besar nasional sepanjang 2027. 

Daftar Libur Nasional 2027

Pemerintah menetapkan 18 hari libur nasional sepanjang 2027, yaitu:

  1. Jumat, 1 Januari: Tahun Baru 2027 Masehi
  2. Selasa, 5 Januari: Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah
  3. Sabtu, 6 Februari: Tahun Baru Imlek 2578 Kongzili
  4. Senin, 8 Maret: Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1949)
  5. Rabu, 10 Maret: Idul Fitri 1448 Hijriah
  6. Kamis, 11 Maret: Idul Fitri 1448 Hijriah
  7. Jumat, 26 Maret: Wafat Yesus Kristus
  8. Minggu, 28 Maret: Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah)
  9. Sabtu, 1 Mei: Hari Buruh Internasional
  10. Kamis, 6 Mei: Kenaikan Yesus Kristus
  11. Senin, 17 Mei: Idul Adha 1448 Hijriah
  12. Kamis, 20 Mei: Hari Raya Waisak 2571 BE
  13. Selasa, 1 Juni: Hari Lahir Pancasila
  14. Minggu, 6 Juni: 1 Muharam Tahun Baru Islam 1449 Hijriah
  15. Minggu, 15 Agustus: Maulid Nabi Muhammad SAW
  16. Selasa, 17 Agustus: Proklamasi Kemerdekaan
  17. Sabtu, 25 Desember: Kelahiran Yesus Kristus
  18. Minggu, 26 Desember: Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1449 Hijriah

Daftar tersebut sesuai dengan SKB Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027.

Daftar Cuti Bersama 2027

Selain 18 hari libur nasional, pemerintah menetapkan 8 hari cuti bersama pada 2027:

  1. Jumat, 5 Februari: Cuti bersama Tahun Baru Imlek 2578 Kongzili
  2. Selasa, 9 Maret: Cuti bersama Idul Fitri 1448 Hijriah
  3. Jumat, 12 Maret: Cuti bersama Idul Fitri 1448 Hijriah
  4. Senin, 15 Maret: Cuti bersama Idul Fitri 1448 Hijriah
  5. Kamis, 25 Maret: Cuti bersama Wafat Yesus Kristus
  6. Selasa, 18 Mei: Cuti bersama Idul Adha 1448 Hijriah
  7. Rabu, 19 Mei: Cuti bersama Hari Raya Waisak 2571 BE
  8. Jumat, 24 Desember: Cuti bersama Kelahiran Yesus Kristus

Secara keseluruhan, pemerintah menetapkan 26 hari libur nasional dan cuti bersama pada 2027, terdiri atas 18 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama.

Sumber : https://cahaya.kompas.com/aktual/26I22175453490/libur-lebaran-2027-bisa-sampai-10-hari-ini-rangkaian-tanggal-merah-dan-cuti?source=melewatkan_artikel

Selasa, 22 September 2026

5 Fakta Unik Suku Baduy

 


Suku Baduy berdiam di wilayah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, yang tepatnya di Desa Kanekes. Darah ini terletak di pegunungan, jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, sehingga kehidupan mereka sangat erat dengan alam dan tradisi leluhur.

Pada dasarnya, Suku Baduy terbagi menjadi dua kelompok utama, yaitu Baduy Dalam dan Baduy Luar. Baduy Dalam adalah kelompok yang sangat ketat menjaga tradisi, aturan adat, serta menolak penggunaan teknologi modern, seperti listrik, kendaraan, dan peralatan elektronik. Sementara itu Baduy Luar cenderung lebih terbuka terhadap perubahan dan pengaruh luar. Warga Baduy Luar sudah mulai menggunakan teknologi sederhana seperti, penerangan listrik, dan menerima pengunjung dari luar. Mau tahu lebih lanjut informasi dan fakta menarik lainnya? Yuk, simak lima fakta unik tentang suku Baduy yang mungkin belum kamu ketahui!

  • Hidup Tanpa Teknologi Modern

    1. Suku Baduy Dalam benar-benar menjaga tradisi dengan tidak menggunakan teknologi seperti listrik, kendaraan, atau gawai. Jadi jangan kaget kalau mereka masih berjalan kaki puluhan kilometer ke kota tanpa menggunakan kendaraan atau fasilitas modern.

      1. Larangan Menggunakan Sabun dan Detergen

      Mereka sangat menjaga kelestarian sungai dan lingkungan, sehingga dilarang menggunakan sabun dan detergen saat mandi atau mencuci di sungai. Semua kegiatan bersih-bersih dilakukan secara alami, tanpa bahan kimia yang bisa merusak alam.

      1. Tradisi Berjalan Kaki ke Jakarta

      Setiap tahun, ada ritual unik di mana beberapa warga Baduy Dalam berjalan kaki dari kampung mereka ke Jakarta untuk mempersembahkan hasil bumi kepada pemerintah. Perjalanan ini bisa memakan waktu berhari-hari, loh!

        Sumber: wonderful.image

      1. Hidup Berdampingan dengan Alam

      Suku Baduy sangat mengutamakan prinsip harmoni dengan alam, mulai dari bercocok tanam hingga pemilihan bahan bangunan rumahnya pun tidak menggunakan material logam, akan tetapi di substitusi dengan penggunaan pasak kayu atau tali ijuk.



        Sumber: wonderful.image

      1. Identitas Melalui Pakaian

      Suku Baduy terbagi jadi dua kelompok: Baduy Dalam dan Baduy Luar. Baduy Dalam selalu memakai pakaian serba putih atau ikat kepala tanpa motif yang melambangkan kesucian, sementara Baduy menggunakan kain serba hitam atau biru tua dan ikat kepala biru tua yang melambangkan keterbukaan terhadap dunia luar.

      Gimana, menarik banget kan? Suku Baduy memang punya banyak sisi unik yang layak kita kenal. Semoga artikel ini bisa menambah wawasanmu dan bikin kamu makin menghargai keberagaman budaya Indonesia!

      Sumber : https://kemenpar.go.id/berita/5-fakta-unik-suku-baduy



      Surga Mainan untuk Bapak-Bapak di Blok M

       


      Tak perlu menunggu mesin waktu untuk kembali ke masa kecil. Naik ke lantai 3A Blok M Square, pengunjung bisa menemukan Kampoeng Mainan yang dipenuhi beragam mainan hobi, mulai dari diecast hingga action figure.

      Tempat ini tak hanya didatangi anak-anak, tetapi juga orang dewasa, bahkan sampai usia lanjut yang ingin berburu koleksi atau bernostalgia. Sementara itu, pengunjung yang datang bukan cuma warga lokal, tetapi juga ada bule yang ikut berburu mainan.

      Kampoeng Mainan berada di Blok M Square, lantai 3A, Jakarta Selatan. Deretan kios di area tersebut menawarkan beragam koleksi mainan yang membuat traveler bisa menghabiskan waktu untuk melihatnya satu per satu.

      Salah satu pemilik kios mainan BHTX Lab, Leon, mengatakan pengunjung yang datang memiliki rentang usia yang cukup luas. Bahkan, menurut pengalamannya, orang dewasa justru cukup dominan mencari mainan.

      "Kalau ngomong dari segi usia sebenarnya merata, tapi justru malah dominan orang-orang yang udah dewasa. Karena mungkin sama kayak saya, baru bisa balas dendam masa kecil beli-beli mainan tuh saat kerja pas punya gaji," kata Leon kepada detikTravel.

      Berbagai koleksi action figure dapat ditemukan, seperti superhero, karakter anime, hingga koleksi populer lainnya. Selain itu, beragam koleksi diecast seperti Hot Wheels dari harga yang murah hingga yang paling langka siap memenuhi koleksi impian traveler.

      Di sini, deretan kios toko juga menjajakan berbagai mainan koleksi seperti tamiya, mainan jadul yang sudah langka, dan blokees. Di antara koleksi langka, salah satunya adalah koleksi Hot Wheels keluaran 1995 hingga berbagai event card yang jumlah produksinya terbatas.

      Harga mainannya cukup relatif, mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Mainan-mainan tersebut dibanderol dengan harga beragam, tergantung pada jenis mainan, kelangkaan, dan cerita di baliknya.

      Alasan orang mencari mainan di sini berbeda-beda. Ada yang mengejar barang langka, ada yang mencari karakter kesukaan, dan ada pula yang ingin menemukan kembali sesuatu yang berkaitan dengan masa mudanya.

      Pengunjung tidak harus menjadi kolektor untuk datang ke Kampoeng Mainan. Traveler yang datang bisa saja baru memulai hobi, sekadar melihat-lihat, mencari pajangan, atau melengkapi koleksi yang sudah ada di rumah.

      Bagi yang ingin berkunjung, Kampoeng Mainan buka setiap hari pukul 12.00 hingga 20.00 WIB. Kalau sedang jalan-jalan di kawasan Blok M dan ingin mencari kegiatan selain kulineran, area ini bisa menjadi tempat untuk mampir melihat koleksi mainan jadul hingga kekinian.

      Sumber : https://travel.detik.com/travel-news/d-8669543/surga-mainan-untuk-bapak-bapak-di-blok-m

      Bandara Husein Makin Ramai, Akses Langsung dari Tol Pasteur Dibahas

       


      Pemerintah Kota Bandung tengah menyiapkan rencana pembangunan akses langsung dari Gerbang Tol Pasteur menuju Bandara Husein Sastranegara. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat konektivitas bandara yang kembali menggeliat setelah penerbangan domestik mulai bertambah.

      Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan pembangunan akses tersebut saat ini masih dalam tahap pembahasan bersama sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Kementerian PPN/Bappenas.

      Dalam rencana tersebut, akses dari Gerbang Tol Pasteur akan diarahkan menuju kawasan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dan selanjutnya terhubung ke Bandara Husein Sastranegara. Sebelumnya, Farhan juga telah mengusulkan konsep serupa sebagai bagian dari upaya mengembalikan konektivitas dan aktivitas Bandara Husein.

      Rencana akses baru ini dinilai penting seiring bertambahnya penerbangan dari Bandara Husein. Salah satunya setelah Super Air Jet membuka rute Bandung-Medan dan Bandung-Bali pada 18 September 2026. Selain Medan dan Denpasar, Super Air Jet akan membuka rute baru ke berbagai kota seperti Pekanbaru, Makassar, Pontianak, dan Balikpapan.

      Enam rute tersebut hadir secara bertahap. Penerbangan Bandung-Medan (Kualanamu), Bandung-Bali, dan Bandung-Pekanbaru mulai beroperasi 18 September 2026. Selanjutnya, Bandung-Makassar dan Bandung-Pontianak mulai 19 September 2026, disusul Bandung-Balikpapan pada 22 September 2026.

      Selain pembangunan akses dari jalan tol, masih ada pekerjaan infrastruktur yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah kota Bandung yaitu membereskan kabel-kabel udara yang berseliweran di sekitar bandara. "PJU (lampu penerangan jalan umum) sudah beres, jalan sudah beres, nah kabel udara ini nanti dibereskan ini saya akan prioritaskan. Bulan Desember, (kabel) sudah pada turun ke bawah," ujarnya saat ditemui akhir pekan lalu di Bandung.

      Dari pengamatan detikTravel, Bandara Husein Sastranegara sudah cukup mumpuni dan nyaman sebagai bandara. Fasilitas penunjuk arah check in, keberangkatan atau kedatangan cukup jelas, area resto atau makanan juga sudah bisa dinikmati di dalam bandara.

      "Paling tinggal pas naik atau turun ke pesawatnya nih kita harus jalan di tarmac, tapi nggak terlalu jadi masalah, Bandung mah adem," ujar seorang calon penumpang.

      Sumber : https://travel.detik.com/travel-news/d-8671747/bandara-husein-makin-ramai-akses-langsung-dari-tol-pasteur-dibahas

      Senin, 21 September 2026

      Menjaga Panggung Prestasi: Pentingnya Menjunjung Tinggi Kejujuran di OSN

       


      Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Nasional Jenjang Pendidikan Menengah (SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat) Tahun 2026, yang diselenggarakan pada 14 s.d. 20 September 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) berjalan dengan baik sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kepmendikdasmen) No. 16 tahun Tahun 2026 tentang Standar Penyelenggaraan Ajang Talenta Murid dan Panduan OSN Tahun 2026. Meskipun, penyelenggaraan yang telah mengacu pada regulasi, terdapat dinamika dalam pelaksanaannya yaitu, adanya kecurangan.

       

      Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Puspresnas akan bertindak tegas sesuai dengan ketentuan atas dugaan kecurangan ini. “Kami telah melakukan pemantauan dan bekerja sama dengan para Dewan Juri Nasional pada 9 cabang ajang dan 1 ekshibisi atas pelaksanaan 2 hari tes OSN pada tanggal 16 dan 17 September 2026. Hasilnya terdeteksi ditemukan kecurangan selama tes berlangsung,” tegas Kepala Pusat Prestasi Nasional, Maria Veronica Irene Herdjiono.

       

      “Puspresnas dan Dewan Juri nasional memperkuat Integritas OSN dengan pengawasan ketat yang telah dimulai sejak OSN tingkat Kabupaten/Kota/Provinsi di jenjang pendidikan dasar dan jenjang pendidikan tinggi. Kecurangan OSN Dikmen Tingkat Nasional 2026 disinyalir pada finalis di cabang ajang ekonomi, astronomi, matematika, dan kebumian. Finalis, ketua kontingen, satuan pendidikan dan berbagai pihak lainnya diharapkan dapat mematuhi ketentuan dan peraturan OSN tingkat nasional serta siap menghormati hasil klarifikasi dan penilaian Dewan Juri Nasional,” ungkap Irene.

       

      Menindaklanjuti temuan pelanggaran di lapangan, Puspresnas melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

      1. Mengamankan dan menginventarisasi seluruh bukti dan informasi yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran, termasuk berita acara, catatan pengawas, dokumen pelaksanaan, dan bukti pendukung lainnya.

      2. Melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak terkait, termasuk peserta, pengawas, panitia, juri, dan/atau pihak lain yang relevan sesuai kebutuhan pemeriksaan.

      3. Melakukan pemeriksaan terhadap proses dan hasil pelaksanaan tes pada cabang ekonomi, astronomi, matematika, dan kebumian untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran terhadap tata tertib dan ketentuan OSN.

      4. Memastikan independensi proses penelaahan, sehingga keputusan tidak didasarkan pada informasi yang belum terverifikasi maupun tekanan dari pihak mana pun.

      5. Menetapkan tindak lanjut berdasarkan bukti dan ketentuan yang berlaku, termasuk apabila ditemukan adanya pelanggaran yang terbukti.

      Puspresnas juga memastikan bahwa proses pemeriksaan dilakukan dengan tetap memperhatikan hak seluruh pihak yang terlibat. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Puspresnas untuk menjaga objektivitas, transparansi, akuntabilitas, dan keadilan dalam penyelenggaraan ajang talenta.

      Memperhatikan aturan pada Panduan OSN Dikmen 2026, sanksi pada Kategori Pelanggaran Berat yakni terindikasi: (1) menggunakan perangkat yang tidak diperkenankan untuk lomba dan (2) membawa perangkat komunikasi dan semua alat yang dilarang saat tes berlangsung. Sanksi pelanggaran ini adalah bagi peserta didik akan diskualifikasi. Selain mengacu pada Panduan OSN, memperhatikan Pakta Integritas peserta OSN Tingkat SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat dengan sadar jika kemudian hari terbukti melakukan kecurangan pada rangkaian kompetisi OSN bersedia untuk didiskualifikasi dan melepaskan semua penghargaan yang diperoleh dalam rangkaian OSN. Sanksi bagi satuan Pendidikan atau berbagai pihak lainnya akan dikaji lebih dalam bersama Inspektorat Jenderal Kemendikdasmen.

       

      “Ditemukan ada peserta mengakses Google selama proses pengerjaan untuk mencari petunjuk atau informasi terkait dengan soal. Kami dan pengawas telah mengendalikan sistem jaringan yang dapat mendeteksi kecurangan dari aplikasi tes. Klarifikasi dilakukan dan peserta mengakui kecurangan ini.  Langkah ini dilakukan juri untuk menjaga objektivitas, keadilan, integritas, dan sportivitas kompetisi, sehingga prestasi yang diraih benar-benar mencerminkan kemampuan peserta,” tutur Dwi selaku koordinator juri bidang ekonomi.

       

      Informasi lain di bidang matematika, “Satu peserta melakukan pelanggaran terhadap ketentuan pelaksanaan tes yaitu membawa dan menggunakan telepon seluler serta memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial (AI) dalam proses pengerjaan soal,” ungkap Fajar sebagai koordinator juri bidang matematika.

       

      Jujur itu Juara! keberhasilan OSN tidak hanya diukur dari jumlah medali yang diperoleh, tetapi juga dari kualitas proses yang menghasilkan prestasi tersebut. OSN bukan semata-mata kompetisi untuk memperoleh medali. OSN merupakan bagian dari ekosistem pengembangan talenta murid yang mengintegrasikan kompetensi, karakter, integritas, dan kesempatan pengembangan prestasi secara berkelanjutan.

      Kemendikdasmen melalui Puspresnas memastikan bahwa setiap prestasi yang lahir dari OSN merupakan prestasi yang diperoleh melalui proses yang jujur dan berintegritas. Kami sangat mengapresiasi kepada masyarakat yang peduli atas prestasi dan karakter generasi muda Indonesia, pengawalan OSN di setiap tingkatan, komunikasi positif dan sinergi dalam peningkatan prestasi, karir belajar dan karir profesional peserta didik. Penguatan tata kelola penyelenggaraan tetap terus akan dilakukan secara intensif untuk menjaring para talenta-talenta berprestasi di 38 provinsi, 514 kab./kota dan SILN.

      Informasi resmi mengenai penyelenggaraan dan tindak lanjut OSN disampaikan melalui kanal komunikasi resmi Puspresnas dan laman: https://pusatprestasinasional.kemendikdasmen.go.id/ 


      ***