Tampilkan postingan dengan label TEKNOLOGI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TEKNOLOGI. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Juli 2026

Prof. Zudan: BKN & Microsoft Indonesia Bekerja Sama Latih 145 ribu ASN Hadapi Era AI

 


[SIARAN PERS]

Nomor: 001/RILIS/BKN/VI/2026

Prof. Zudan: BKN & Microsoft Indonesia Bekerja Sama Latih 145 ribu ASN Hadapi Era AI

Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan membekali 145 ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menghadapi era kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) melalui program pelatihan dan penguatan kapasitas kepemimpinan digital, hasil kolaborasi dan kerja sama dengan Microsoft Indonesia. Kepala BKN, Prof. Zudan, mengungkapkan transformasi birokrasi di era kecerdasan buatan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus segera direspons oleh seluruh ASN. Perkembangan AI akan mengubah cara kerja pemerintahan secara fundamental, terutama karena banyak pekerjaan administratif dan rutin yang kini dapat dilakukan secara otomatis oleh teknologi. Menurutnya, investasi terbesar yang harus dilakukan pemerintah saat ini adalah membangun ASN yang siap menghadapi era AI, sehingga mampu menjadi motor penggerak birokrasi yang profesional, inovatif, dan berbasis data.

Prof. Zudan mengarahkan agar ASN masa depan memiliki karakter agile, digital, dan AI-ready. ASN dituntut tidak hanya mampu menggunakan teknologi digital, tetapi juga memiliki pola pikir adaptif, kemauan belajar yang tinggi, serta kesiapan menghadapi perubahan yang berlangsung sangat cepat. Kompetensi masa depan ASN tidak lagi cukup bertumpu pada pemahaman regulasi dan administrasi, melainkan harus diperkuat dengan literasi data, literasi AI, kemampuan berpikir kritis, kemampuan memecahkan masalah kompleks, dan growth mindset agar mampu bersaing, serta memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. “ASN harus mampu bertransformasi dari pelaksana pekerjaan administratif menjadi aparatur yang memiliki kemampuan analitis, strategis, dan mampu menghasilkan solusi bagi berbagai persoalan publik,” tegasnya.

Terkait pentingnya pemanfaatan AI sebagai alat untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, Prof. Zudan menekankan agar teknologi digunakan untuk mempercepat proses kerja, meningkatkan akurasi pengambilan keputusan, serta menciptakan layanan yang lebih cepat, mudah, dan responsif. BKN sendiri telah mengimplementasikan berbagai inovasi berbasis AI, seperti Chatbot AI BKN (Melinda), AI Proctoring pada sistem CAT, klasifikasi dokumen kepegawaian secara otomatis, serta otomasi verifikasi dan validasi dokumen. Berbagai inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya modernisasi manajemen ASN dan dukungan terhadap implementasi 12 Kebijakan Pro-Karier ASN. “Pada akhirnya, tujuan seluruh transformasi ini adalah menghadirkan birokrasi yang semakin modern, efektif, dan berkelas dunia, sekaligus mewujudkan layanan publik yang mampu memudahkan, melindungi, dan membahagiakan masyarakat, serta ASN di era digital,” jelasnya.

Namun keberhasilan transformasi digital menurutnya tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi terutama oleh kualitas sumber daya manusia. Karena itu, BKN terus mendorong penguatan kompetensi ASN melalui berbagai program pengembangan kapasitas, termasuk kolaborasi dengan Microsoft Indonesia dan Binar Academy dalam pelatihan AI bagi ASN. Program ini merupakan bagian dari upaya BKN sebagai instansi pembina manajemen ASN untuk mendukung percepatan transformasi digital pemerintahan. Kolaborasi strategis BKN dan Microsoft Indonesia sendiri telah ditandai melalui penandatanganan kerja sama pada 28 April 2026 lalu.

Pelatihan yang berlangsung mulai Mei hingga Juli 2026 ini disambut antusias oleh para ASN, dimana terhitung telah diikuti 12.551 peserta, dan akan menyasar hingga 145 ribu target ASN. Untuk pelatihannya terdiri atas enam angkatan AI for Public Impact dan satu angkatan AI Policy Lab for Leaders. Selain memberikan pemahaman dasar mengenai AI, pelatihan ini juga memperkenalkan berbagai praktik penerapan AI dalam penyusunan kebijakan, pengolahan informasi, peningkatan produktivitas kerja, hingga pengembangan inovasi layanan publik. Sementara itu, peserta AI Policy Lab for Leaders memperoleh pembelajaran yang berfokus pada tata kelola, kebijakan, dan arah strategis implementasi AI di lingkungan pemerintahan.

Format pdf siaran pers ini dapat diunduh pada tautan berikut.

Sumber : https://www.bkn.go.id/prof-zudan-bkn-microsoft-indonesia-bekerja-sama-latih-145-ribu-asn-hadapi-era-ai/

Selasa, 28 Juli 2026

Urutan Motor Honda Berdasarkan Konsumsi BBM Paling Hemat, Mana yang Paling Irit?

 



Bukan masyarakat Indonesia, jika tidak mempertimbangkan faktor efesiensi saat hendak membeli sebuah barang, termasuk sepeda motor.

Efisiensi bahan bakar menjadi salah satu pertimbangan utama masyarakat Indonesia saat memilih sepeda motor.

Ini beralasan, karena masyarakat Indonesia. cenderung memiliki mobilitas tinggi dalam kegiatan sehari-hari.


Karena itulah, biaya operasional motor, menjadi perhatian penting, yakni harus irit BBM!. 


Honda menjadi salah satu produsen yang dikenal menghadirkan sepeda motor dengan konsumsi bahan bakar efisien melalui pengembangan teknologi mesin, seperti Programmed Fuel Injection (PGM-FI) dan enhanced Smart Power (eSP) pada sejumlah modelnya.


Lalu, motor Honda apa saja yang dikenal paling hemat bahan bakar? Berikut urutannya berdasarkan karakter mesin, kapasitas, dan efisiensi penggunaan dalam kondisi berkendara normal.

1. Honda BeAT, Skutik Paling Irit untuk Mobilitas Harian

Honda BeAT menjadi salah satu motor matik yang identik dengan konsumsi bahan bakar yang efisien. Bobot kendaraan yang ringan dipadukan dengan mesin 110 cc membuat motor ini banyak dipilih oleh pelajar, pekerja, maupun keluarga.

Selain irit, Honda BeAT juga menawarkan biaya perawatan yang relatif terjangkau dan mudah digunakan di berbagai kondisi jalan.

Kelebihan:

  • Konsumsi BBM sangat efisien.
  • Dimensi ringkas dan mudah dikendarai.
  • Cocok untuk penggunaan harian.


2. Honda Genio, Ringan dan Hemat Bahan Bakar

Honda Genio hadir dengan karakter yang hampir serupa dengan BeAT, tetapi mengusung desain yang lebih modern dan bergaya anak muda.


Mesin 110 cc yang digunakan tetap mengutamakan efisiensi bahan bakar sehingga cocok bagi pengguna yang menginginkan kendaraan ekonomis tanpa mengorbankan kenyamanan.


Kelebihan:

  • Desain stylish.
  • Mesin responsif.
  • Konsumsi BBM irit.


3. Honda Scoopy, Tampil Retro dengan Efisiensi Tinggi

Honda Scoopy menjadi salah satu motor matik bergaya retro modern yang tetap menawarkan konsumsi bahan bakar yang efisien.

Meskipun memiliki dimensi bodi yang sedikit lebih besar dibandingkan BeAT, Scoopy tetap mampu memberikan efisiensi berkat penggunaan teknologi PGM-FI dan eSP.

Kelebihan:

  • Desain ikonik.
  • Irit bahan bakar.
  • Nyaman digunakan di perkotaan.


4. Honda Supra X 125, Motor Bebek yang Tetap Jadi Andalan

Meski tren motor matik terus meningkat, Honda Supra X 125 masih dikenal sebagai salah satu motor bebek paling hemat BBM.

Mesin 125 cc yang dimilikinya mampu menghasilkan performa yang cukup bertenaga sekaligus tetap efisien untuk perjalanan jarak jauh maupun penggunaan sehari-hari.

Kelebihan:

  • Konsumsi BBM efisien.
  • Mesin tangguh.
  • Cocok untuk perjalanan jauh.


5. Honda Vario 125, Performa dan Efisiensi yang Seimbang

Honda Vario 125 menawarkan keseimbangan antara tenaga, kenyamanan, dan konsumsi bahan bakar.

Motor ini menjadi pilihan bagi pengguna yang membutuhkan skutik dengan performa lebih besar dibanding motor 110 cc, namun tetap mempertahankan efisiensi bahan bakar.

Selain itu, berbagai fitur modern membuat Vario 125 menjadi salah satu skutik favorit di Indonesia.

Kelebihan:

  • Mesin responsif.
  • Fitur lengkap.
  • Tetap hemat BBM.

Sumber : https://radarsemarang.jawapos.com/otomotif/2607260005/urutan-motor-honda-berdasarkan-konsumsi-bbm-paling-hemat-mana-yang-paling-irit?page=3#goog_rewarded

Nah itulah beberapa motor Honda yang memiliki tingkat efesien bahan bakar yang cukup tinggi, dan yang pasti tidak bikin kantong anda jebol. (sls)