Rabu, 02 September 2026

Perempuan Usia 50 Tahun Lebih Cocok Pakai Parfum Oil, Ahli Ungkap Alasannya

 


Memasuki usia 50 tahun, kondisi kulit yang semakin kering ternyata juga dapat memengaruhi bagaimana aroma parfum menempel dan berkembang sepanjang hari. Hal tersebut membuat sebagian perempuan mulai mempertimbangkan perfume oil sebagai alternatif parfum berbasis alkohol. Parfum oil merupakan konsentrat wewangian yang dicampurkan dengan minyak pembawa seperti jojoba, argan, atau minyak almond, kemudian umumnya diaplikasikan langsung ke titik nadi menggunakan rollerball.

Penggunaan parfum oil semakin menarik bagi perempuan berusia di atas 50 tahun karena kulit secara alami mengalami perubahan seiring bertambahnya usia. Parfum yang sebelumnya terasa cocok ketika masih muda, bahkan dapat beraroma berbeda atau lebih cepat menghilang. 

Mengapa parfum oil lebih cocok untuk perempuan usia 50 tahun ke atas?

Kulit mengalami perubahan alami seiring bertambahnya usia, termasuk berkurangnya kelembapan dan minyak alami. Kondisi tersebut dapat memengaruhi cara molekul wewangian berinteraksi dengan permukaan kulit. Menurut Molly Brennan, ahli parfum alami sekaligus pendiri House of Sacred Scents, perubahan tersebut juga berkaitan dengan acid mantle, lapisan pelindung alami pada permukaan kulit. 

Kandungan minyak membuat aroma parfum terasa lebih dekat dengan kulit

Berbeda dengan eau de parfum yang menggunakan alkohol dan cenderung menyebarkan aroma lebih cepat, parfum oil bekerja dengan cara yang lebih perlahan. Minyak menjadi media yang membawa konsentrat wewangian dan membuat aromanya bertahan lebih dekat dengan permukaan kulit. Molekul wewangian bersifat lipophilic, yaitu cenderung mudah berikatan dengan minyak. Ketika kulit kehilangan sebagian minyak alaminya, molekul parfum dapat menguap lebih cepat.

Karena itu, parfum oil dapat menjadi pilihan bagi pemilik kulit matang yang merasa parfum semprot tidak lagi bertahan selama sebelumnya. Namun, karakter parfum oil bukan tanpa konsekuensi. Aroma yang dihasilkan biasanya lebih intim dan tidak terlalu menyebar ke ruangan. Dengan kata lain, parfum oil lebih cocok bagi mereka yang menyukai aroma personal yang baru terasa ketika orang lain berada cukup dekat.

Aroma dengan karakter hangat dapat menjadi pilihan untuk kulit matang

Selain tekstur parfum, jenis aroma yang dipilih juga dapat memengaruhi hasil akhirnya. Brennan menyarankan sejumlah aroma dengan karakter dasar yang lebih dalam untuk digunakan dalam bentuk minyak. "Base notes yang lebih dalam seperti kayu-kayuan, gourmand, amber, musk, serta bunga seperti melati, neroli, dan mawar cenderung bekerja lebih baik dalam bentuk minyak untuk kulit matang," tutur Brennan. 

Aroma tersebut memiliki karakter yang lebih lembut dan dapat bertahan lebih lama pada kulit. Sebaliknya, aroma sitrus dan green notes berpotensi terasa lebih tajam atau pahit pada sebagian orang. Kondisi kulit dan komposisi hormon setiap orang berbeda, sehingga respons terhadap parfum juga dapat berbeda. 
Sumber : https://lifestyle.kompas.com/read/2026/08/29/204245420/perempuan-usia-50-tahun-lebih-cocok-pakai-parfum-oil-ahli-ungkap-alasannya?page=2

Tidak ada komentar: