Rabu, 31 Desember 2025

Tekan Stunting, Pemkab Sukabumi Salurkan Beras Nutrizinc untuk Ibu Hamil

 


Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mengintensifkan upaya penurunan angka stunting melalui program intervensi gizi. Salah satunya dengan menyalurkan bantuan Beras Nutrizinc kepada ibu hamil di SMPN 1 Kadudampit, Selasa (30/12).

Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut kepada tujuh perwakilan penerima manfaat. Ia menegaskan bahwa stunting bukan sekadar persoalan kesehatan, melainkan ancaman serius terhadap kualitas generasi mendatang.

“Stunting bukan hanya isu kesehatan, tapi juga isu pembangunan. Karena itu, penanganannya menjadi prioritas utama Pemkab Sukabumi,” ujar Andreas.

Ia menambahkan, penanggulangan stunting harus dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan, melibatkan seluruh elemen—dari pemerintah hingga masyarakat akar rumput.

Beras Nutrizinc dipilih karena kandungan gizinya yang tinggi, khususnya untuk mendukung pertumbuhan janin. Bantuan ini menyasar ibu hamil sebagai langkah preventif sejak dini.

“Saya harap beras ini dikonsumsi sesuai anjuran, disertai pola makan bergizi, perilaku hidup bersih, dan pemeriksaan kehamilan rutin,” tambah Andreas.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada tenaga kesehatan dan kader Posyandu yang menjadi ujung tombak pendampingan ibu hamil di lapangan.

Kolaborasi Jadi Kunci
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, dr. Gatot Sugiharto, menekankan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan dalam menyukseskan program ini.

Senada, Ketua TP PKK Kabupaten Sukabumi, Hj. Rina Rosmaniar Japar, menyatakan bahwa program ini sejalan dengan misi PKK dalam meningkatkan kesehatan keluarga.

“PKK siap bersinergi untuk menurunkan angka stunting di Sukabumi,” tegasnya.

Dengan penyaluran bantuan ini, Pemkab Sukabumi berharap angka prevalensi stunting di Kadudampit dan wilayah lainnya terus menurun secara signifikan

Sumber : https://radarsukabumi.com/

Tidak ada komentar: