Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buton Tengah secara resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Sekolah pada Sabtu (25/7/2026) pukul 19.30 WITA di Hotel Findi, Kabupaten Buton Tengah. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan kepala sekolah sebagai penggerak peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Buton Tengah.
Pelatihan diikuti oleh 21 peserta, yang terdiri atas 4 kepala satuan PAUD, 13 kepala SD, dan 4 kepala SMP. Turut menghadiri pembukaan empat kepala sekolah mentor yang akan mendampingi peserta selama proses pelatihan berlangsung.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buton Tengah, Dr. La Ode Amaluddin, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kepala sekolah memiliki peran sentral dalam menentukan arah dan kualitas penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan.
"Integritas, disiplin, dan inovasi merupakan fondasi utama yang harus dimiliki setiap kepala sekolah. Ketiga nilai tersebut menjadi modal penting dalam membangun budaya kerja yang profesional sekaligus mewujudkan masa depan pendidikan Kabupaten Buton Tengah yang semakin bermutu dan berdaya saing," ujar Dr. La Ode Amaluddin.
Pada sesi pembukaan, peserta juga memperoleh pemaparan mengenai Kebijakan Nasional Penguatan Kepemimpinan Sekolah yang disampaikan oleh Dr. Junaidin dari Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan (KSPSTK), Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Dalam paparannya dijelaskan bahwa pelatihan ini menggunakan Model Pelatihan Integratif–Transformatif yang dilaksanakan selama 110 Jam Pelajaran (JP). Model tersebut dirancang untuk mengintegrasikan penguatan kompetensi kepemimpinan, praktik nyata di sekolah, pendampingan oleh kepala sekolah mentor, refleksi berkelanjutan, serta pengembangan budaya mutu sehingga pembelajaran tidak berhenti pada ruang kelas pelatihan, tetapi berdampak langsung pada peningkatan kualitas pengelolaan sekolah.
Model Pelatihan Integratif–Transformatif merupakan inovasi yang dikembangkan oleh Direktur KSPSTK, Dr. Iwan Junaedi, sebagai bagian dari transformasi pengembangan kompetensi kepala sekolah. Inovasi ini mendukung terwujudnya visi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu'ti, yaitu pendidikan bermutu untuk semua, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam mendukung implementasi Asta Cita ke-4 Presiden Prabowo, yakni memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan.
Selama pelaksanaan pelatihan, peserta akan mengikuti berbagai tahapan pembelajaran yang menekankan penguatan karakter kepemimpinan, kemampuan manajerial, supervisi pembelajaran, pengambilan keputusan berbasis data, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, hingga penyusunan rencana aksi yang akan diimplementasikan di sekolah masing-masing.
Melalui pelatihan ini diharapkan lahir kepala sekolah yang memiliki kepemimpinan visioner, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan. Dengan dukungan pemerintah daerah, mentor, dan seluruh pemangku kepentingan, Pelatihan Kepemimpinan Sekolah di Kabupaten Buton Tengah diharapkan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin pendidikan yang menjadi motor penggerak transformasi pendidikan demi terwujudnya generasi unggul Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar